Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Live kamis 30 September 2021

Gambar
  Teknologi Digital dan Kita Kita adalah perempuan-perempuan yang harus mengikuti perkembangan teknologi digital.  Kita adalah tangan bagi anak-anak kita dan diri sendiri, untuk bisa memfilter segala hal yang muncul dari perkembangan teknologi. Kita perlu belajar dan meningkatkan diri. Melebur bersama teknologi agar bisa berbagi di berbagai bidang, utamanya untuk pendidikan keluarga.  Yuk kita ngobrol santai seputar *Teknologi Digital dan Kita*, bersama dua KIPambassador yang terpisah pulau dan lautan.  *Yetti Febriani (IP Samkabar)* *Rachma Amelia (IP Tangerang Kota)* Kamis, 30 September 2021 Pukul 13.00 WIB Live di Instagram @yetti_febriani dan @rdoamelia91. Sampai jumpa  ❤️ @ibu.profesional.official @ip_samkabar #1dekadeibuprofesional #darirumahuntukdunia #konferensiibupembaharu #ibuprofesional #semestakaryauntukindonesia #ibuprofesionaluntukindonesia

KLIP september 2021

  Wesel dari Pak Pos Aku tukang pos rajin sekali Surat kubawa naik sepeda siapa saja aku layani tidak kupilih miskin dan kaya Kring ... kring ... pos! Penggalan lagu tersebut membuat kenangan masa kecilku tentang pak pos teringat lagi. Setelah ceritaku sebelumnya tentang pengalamanku mengirimkan surat kepada sepupuku yang berada di Jakarta. Kali ini aku akan bercerita lainnya yang berhubungan dengan pak pos.  Waktu kecil aku suka sekali menggambar dan mewarnai. Sehingga setiap ada kolom mewarnai di majalah anak-anak, aku warnai dengan warna kesukaanku. Walau tidak seperti anak zaman sekarang yang bisa mewarnai dengan gradasi yang bagus. Tapi lumayanlah, beberapa kali aku ikut lomba 17an di kampung kelahiranku. Aku mendapat juara, walau bukan juara satu tapi aku bangga.  Suatu hari di majalah anak-anak tersebut ada kolom hasil karya menggambar. Lalu apabila hasil karyanya dipilih maka akan dimuat di kolom hasil karya dan mendapatkan uang tunai. Aku sih dulu tidak peduli de...

Semangat Belajar

Di Ibu Profesional saya pertama kali mengenal Canva. Bahkan pengenalan canva ini menjadi salah satu kegiatan online di IP Samkabar. Saya ingat yang sharing tentang canva ini ialah @rizdha.nadia ia sering mengedit hasil karya baking nya dengan menggunakan canva.  Lalu pada awal gabung sebagai ambassador sebagai bagian dari memeriahkan konferensi Ibu Pembaharu, saya mengikuti zoom yang diadakan panitia, salah satu narasumbernya yang saya kenal ialah @karintautami seorang mamah muda yang multitalenta.  Adalagi nih yang sedang saya ulik ulik tapi belum berhasil agaknya butuh bimbingan mak @lailasoesilo nih yaitu zeepeto.  Banyak sekali aplikasi yang support saya sebagai ibu rumah tangga. Untuk mengedit video tugas anak, untuk membuat profil anak dll. Makanya relate banget tema pekan kelima ini dengan kehidupan saya  sebagai ibu rumah tangga.  Yuk kepoin @ibu.profesional.official ada apa aja sih nanti di Konferensi Ibu Pembaharu. #1dekadeibuprofesional #darirumahuntu...

KLiP september 2021

Gambar
  Surat untuk Sepupuku Melihat tema tantangan minggu ini yaitu Surat dan Pak Pos Yang Hampir Terlupakan membuatku mengingat kembali kenangan sewaktu duduk di sekolah dasar. Surat pertama yang aku kirim ketika aku duduk di kelas 5 sekolah dasar. Ketika itu aku menulis surat kepada sepupuku yang ada di jakarta.  Waktu itu kami belum kenal dengan saluran telepon rumah. Makanya untuk mengobati rasa rinduku dengan sepupuku yang bernama Isti, aku mengirimkan surat. Biasanya aku menitipkan surat yang sudah kumasukkan ke dalam amplop kepada papaku. Karena aku tahu kalau kantor papaku berada di seberang kantor pos. Jadi aku selalu menitipkan surat kepada papa.  Aku juga baru tahu kalau ingin mengirim surat itu menggunakan perangko. Aku sampai menanyakan kepada papa, apa itu perangko. Lalu papa menjelaskan bahwa perangko ialah tanda pembayaran untuk sebuah surat. Bentuknya persegi empat dan memiliki gambar dan nilai rupiah dari perangko itu.  Aku sebetulnya penasaran ingin men...

Pempek Krispi

Pempek Krispi dan Teknologi Digital Sabtu kemarin tanggal 25 September 2021, saya menjadi pembawa acara di acara Pelatihan Pempek Ikan Secara Online. Kegiatan ini adalah kolaborasi antara Ibu Profesional Samkabar dengan Ibu Profesional Palembang.  Kegiatan pelatihan diadakan dua kali yaitu tanggal 18 September dan 25 September. Jumlah peserta yang mengikuti acara tersebut sekitar 75 orang yang berasal dari seluruh indonesia dan bahkan ada yang dari Jepang.  Kebetulan saya mendapat giliran menjadi pembawa acara di sesi kedua yaitu Pembuatan Pempek Krispi. Adakah yang belum familiar dengan pempek krispi?Sesuai dengan namanya, Pempek Krispi adalah pempek yang diolah dengan digoreng krispi alias garing dan kriuk-kriuk ketika dimakan.  Sebenarnya pempek krispi ini tidak jauh berbeda dengan varian pempek kulit Palembang, hanya saja dipotong-potong terlebih dahulu sebelum digoreng kering.  Namun ada juga beberapa toko pempek yang mengola pempek krispi bukan dari kulit ikan ...

KLIP September 2021

Rencana Haji dan Tantangannya     Siapa yang tidak ingin mengunjungi Baitullah. Semua umat muslim pasti memiliki cita-cita ke sana. Kami yang telah menginjak 14 tahun pernikahan sekalipun belum pernah ke Baitullah. Baik itu untuk umroh maupun ibadah haji.        Tepat diusia pernikahan kami yang ke-10 tahun. Kami mendapatkan rezeki untuk mendaftar haji. Domisili Kami di Jakarta pada waktu itu, sedangkan KTP Kami menunjukkan wara Bandar Lampung jadi mau tidak mau harus mendaftar sesuai KTP.        Sebelum setor tunai ke salah satu Bank Syariah yang ditunjuk pemerintah. Kami pun menyelesaikan syarat-syaratnya. Yaitu surat kesehatan dari puskesmas, keterangan domisili, surat nikah, kartu keluarga dan tidak lupa menyiapkan materai. Oya foto dengan 80 % wajah dengan latar putih juga tidak lupa kami cetak secukupnya.       Setelah semua persyaratan lengkap. Kami pun menuju Bank Syariah. Keadaan lalu lintas siang itu di arah...

Cita-cita Yang Kuimpikan

  Cita- cita Yang Kuimpikan Tiap anak kecil pasti memiliki cita-cita tak terkecuali saya. Dari kecil saya ingin sekali menjadi guru. Waktu itu saya dalah murid di sebuah taman kanak-kanak di Palembang. Entah mengapa rasanya ingin sekali menjadi guru, mungkin saya melihat guru TK saya saat itu sangat ramah dan sabar Akhirnya memang ada keinginan untuk menjadi guru. Ketika di bangku sekolah dasar, keinginan saya menjadi guru agak berkurang karena saya menemukan guru walikelas yang tidak ramah dan pemarah. Tak jarang saya sering dapat pukulan dengan penggaris kayu di betis saya. Memang salah saya sih karena tidak hafal perkalian pada saat itu. Lalu di bangku sekolah menengah pertama, saya mulai belajar bahasa Inggris. Saya sangat suka dengan cara gurunya mengajar. Lalu saya pun bercita-cita ingin menjadi guru bahasa Inggris. Saya yang tadinya tidak suka dengan pelajaran bahasa Inggris jadi suka karena cara bapaknya mengajar membuat saya mengerti dengan pelajarannya. Nama beliau adalah...

Menuju Konferensi Ibu Pembaharu

Gambar
  Menuju Konferensi Ibu Pembaharu Sudah sekitar tiga pekan media sosial diramaikan dengan berita-berita tentang Ibu Pembaharu, Ambassador , Content Creation , Kip Booster dan Konferensi Ibu Pembaharu. Sebetulnya apa sih hubungannya dengan Ibu Profesional? Ibu Profesional akan mengadakan Konferensi Ibu Pembaharu yang bertepatan dengan momen 1 Dekade Ibu Profesional dan akan dilaksanakan secara virtual atau daring pada Sabtu sampai Rabu, 18 - 22 Desember 2021. Rangkaian kegiatan Konferensi Ibu Pembaharu menghadirkan berbagai narasumber yang terbaik di bidangnya, rangkaian kegiatan tersebut berupa: - Webinar - Talkshow - Workshop - Eksibisi Siapa saja yang bisa disebut Ibu Pembaharu? Ibu Pembaharu adalah sosok perempuan yang mampu menemukan masalah dan kemudian bisa menciptakan solusi untuk masalahnya tersebut* Bila ditanya siapakah Ibu Pembaharu?  Maka jawabannya adalah kita semua bila kita telah menemukan masalah dalam kehidupan kita kemudian menjadikan masalah tersebut sebag...

Memasak Dengan Cinta

    Sebelum menjadi leader Kampung Komunitas IP Samkabar, saya lebih dahulu menjadi karumbel boga. Sebuah prestasi yang membanggakan bagi saya pribadi selama menikah dengan suami saya selama 13 tahun. Karena kalau diingat-ingat lagi ke belakang, Saya sering menertawakan diri sendiri. Rasanya tidak mungkin berada diposisi yang sekarang.       Awal menikah hidup Kami terpisah pulau. Suami tinggal di Bandar Lampung dan Saya tinggal di Bekasi, Kami adalah pasangan "Long Distance Marriage" alias LDR. Selama 6 bulan LDR itu otomatis Saya tidak pernah memasak untuk suami. Bahkan Saya tidak mempunyai kompor di kost - kost an tempat Saya tinggal. Saya hanya mempunyai magic com. Terkadang Saya menumpang makan di rumah tante dan kadang-kadang juga Saya membeli lauknya saja, antara warteg, warsun warpad.            Setelah Saya resign akhirnya mengikuti suami tinggal di Bandar Lampung. Di sana Kami tinggal di bangsalan lima pintu. Saya men...

Peran Perempuan di Era Digital

Gambar
Road to Konferensi Ibu Pembaharu Peran Perempuan di Era Digital Judulnya ngeri nggak ya?ga dong. Jadi sebetulnya mau sharing nih awal mulanya saya kenal dengan berbagai aplikasi yang ternyata bermanfaat sekali pada saat pandemi dan anak-anak belajar secara daring.  Awal bergabung di Ibu Profesional saya merasa jadi banyak tahu fitur-fitur yang mendukung untuk mengerjakan tugas-tugas perkuliahan. Diantaranya ada Canva dan Google Classroom. Saya bergabung di Ibu Profesional pada tahun 2019. Waktu itu belum ada New Chapter. Jadi ketika mendaftar di Ibu Profesional, kami langsung mengikuti matrikulasi. Ternyata di matrikulasi itu ada beberapa tugas yang harus dikerjakan. Ya selayaknya orang yang sedang berkuliah, otomatis harus menyelasaikan tugas-tugas yang diberikan oleh fasilitator.  Nah kebetulan platform yang harus kami gunakan ialah Google Classroom. Terus terang baru pertama saya kenal platform tersebut. Ternyata Google Classroom digunakan untuk melihat materi yang disampai...

Live Road to Konferensi Ibu Pembaharu

Gambar
 _Hari Minggu makan siangnya ayam bakar_ _Dengan lalapan dan tentunya sambal_ _Seluruh Keluarga besar IP Samkabar_ _Siap Memeriahkan KIP untuk menyambut satu dekade Ibu Profesional_ Tiga pekan sudah berjalan, kemeriahan KIP dalam menyambut satu dekade Ibu Profesional sudah riuh digaungkan. IP Samkabar tentu tak mau ketinggalan dengan mengirimkan utusan untuk menjadi *KIP Ambassador* sebagai perwakilan..  Kita semua tentu sering melihat di medsos, bertebaran konten baik secara visual, audio maupun audio visual menggaungkan tentang tema-tema utama dalam KIP, ya kan?  Nah, kali ini dalam *Regional Berkabar* kami akan mengulik kembali bagaimana para tim Ambassador dari IP Samkabar saling bersinergi memeriahkan KIP. Penasaran juga kenapa sih mereka mengambil peran menjadi Ambassador mewakili regional? Apasih KIP dan Ambassador itu?  Yuuk ikuti sharingnya yang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Senin, 20 September 2021 Waktu : 14.00 Wita-selesai Platform : Live Fanpag...

Aku Nomaden, Aku Bangga

  Sebagai istri dari seorang ASN, tentunya dari awalny aku sudah tahu bahwa kami akan selalu berpindah tempat. Awal-awal pindah dari satu kota ke kota lain apalagi berbeda pulau membuat aku awalnya kesulitan untuk beradaptasi. Aku yang akhirnya memilih untuk sok kenal sok dekat kepada tetangga dan lingkungan baru akhirnya memiliki teman. Selain itu, kadang aku kangen dengan masakan dari kampung halamanku. Di Ibu Profesional hal itu bukan masalah, akan tetapi tantangan. Bagaimana aku dapat mencari solusi dari tantangan tersebut? Tentunya di Ibu Profesional ada solusinya. Aku mulai berteman dengan banyak orang tidak hanya secara online tapi juga sebelum pandemi kami sering mengadakan kegiatan playdate bersama anak. Selain itu aku juga bergabung dengan rumbel boga. Tempatku dan teman-teman lainnya sharing tentang menu keluarga. So yang belum gabung di Ibu Profesional, ayo yuk kepoin @ibu.profesional.official dan jadilah ibu pembaharu yang akan tergabung dalam Konferensi Ibu Pembah...

Sayembara Catatan Perempuan

  Hari ini baru bisa edit-edit di malam hari, padahal dari siang sudah mendokumentasikan kegiatan bersama anak-anak. Ini hanyalah beberapa saja kegiatan yang biasanya aku lakukan bersama anak-anak. Kegiatan sekolah online dan tugas domestik lainnya belum sempat di dokumentasikan. Inilah aku, Ibu Rumah Tangga. Selain mengajak bermain anak-anak, aku juga suka menulis. Di Ibu Profesional kami pun di beri wadah untuk menulis. Selain ada rumbel menulis, kami juga bisa ikutan KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional). Masih menuju 1 dekade Ibu Profesional dan menuju Konferensi Ibu Pembaharu. Ada kegiatan menarik nih untuk para ibu yang suka menulis yaitu Sayembara Catatan Perempuan #darirumahuntukdunia Bunda boleh mengirimkan tulisan yang tentu saja sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Ada enam tema yang keren banget dan semuanya relate loh dengan kehidupan kita sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. Untuk info lebih lanjut tentang sayembara bisa juga kepoin ig @ibu.profesional.off...