Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

KLIP bulan Juli 2021, hari ketiga

Apakah Anakku Speech Delay? Gangguan terlambat berbicara atau dalam bahasa inggris dikenal dengan speech delay adalah kondisi ketika seorang anak mendapatkan suatu kesulitan dalam hal mengekspresikan perasaan atau keinginannya pada orang lain. Hal ini tampak pada kesulitannya dalam berbicara secara jelas, terhambatnya pola komunikasi dengan orang lain, berbeda dengan anak seusianya, disebabkan kurangnya penguasaan kosakata. (Wikipedia) A Aku ingin berbagi  pengalaman tentang speech delay ini. Dulu waktu duduk di bangku Taman kanak-kanak, Kyo hanya bisa menyebutkan hanya beberapa kata yaitu kipas angin, AC, ayah, bunda, ibu guru, adik dan Tv. Mulanya aku  merasa biasa-biasa saja. Tapi suatu hari ada seseorang yang menanyakan kenapa Kyoshi hanya bisa bilang Ac dan kipas angin? Aku pun tersenyum sambil berkata, "mungkin belum waktunya. Nanti juga cerewet sendiri. Aku menjawab sambil menguatkan diri. Padahal Aku juga kuatir. A Akuberpikir keras mengapa diumur yang sekarang Ia belu...

KLIP bulan Juli 2021, hari kedua

Gambar
  DIY Montessori Mobile Untuk Anak Usia 0-3 bulan Pada hari kamis, 1 Juli 2021 pukul 10.00 WITA di WAG Kampung Komunitas Samkabar ada acara Sharing Session oleh salah satu membernya yaitu Rini Wahyu. Beliau adalah seorang ibu rumah tangga lulusan kebidanan yang tertarik dengan dunia peranakan, termasuk stimulasi tumbuh kembang anak. Rini membagi pengetahuannya tentang beberapa mainan ala montessori yang dapat diadopsi untuk menunjang perkembangan bayi. Sejak kelahirannya, indra pada bayi akan berkembang secara bertahap termasuk pada indra penglihatannya. Bayi memang sudah memiliki kemampuan melihat sejak lahir. Tapi otak belum sepenuhnya mampu menerima informasi visual dari matanya. Sehingga apa yang terlihat oleh bayi hanya samar-samar. Jarak pandangnya hanya 20 sampai 30 cm saja.  Dalam membuat mainan ala montessori, dibutuhkan terlebih dulu keilmuannya. Rini terlebih dahulu men-check list tumbuh kembang anak baik dari kemenkes maupun dari dinas pendidikan. Sehingga mainan ...

KLIP bulan Juli 2021, hari pertama

Gambar
Suamiku dan Memasak Suamiku adalah partner andalanku. Sejak lahirnya anak pertama sampai anak keempat. Ia tidak ragu untuk membantuku mengerjakan pekerjaan domestik. Semua pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh para ibu dengan mudah ia lakukan.  Salah satu kepandaiannya dalam mengerjakan pekerjaan domestik ialah memasak. Ia bercerita bahwa dari sejak kelas tiga Sekolah Dasar ia biasa memasak. Mulai dari memasak nasi, menggoreng telur dan membuat nasi goreng.  Makanya selama 14 tahun menikah rasanya kami tidak membutuhkan asisten rumah tangga. Karena sekarang selain suami, anak-anak bisa diberdayakan membantu pekerjaan domestik yang ringan-ringan. Sekalian juga aku melatih anak laki-lakiku agar kelak ketika sudah berumah tangga. Ia bisa membantu istrinya kelak dalam mengerjakan pekerjaan domestik. Sesungguhnya pekerjaan domestik ini bukan hanya tugas istri, suami pun harusnya bisa ikut membantu. Tetapi bila suami mampu membayar jasa asisten rumah tangga lebih bagus lagi sehing...