Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

ZONA3 DAY 4 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

Gambar
  ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI HARI KEEMPAT   Hari keempat ini kami keluar rumah untuk mencari bermacam-macam daun yang ada di lingkungan sekitar rumah. Kegiatan ini dalam rangka melatih kecerdasan spiritual hana. Kecerdasan spiritual adalah salah satu dimensi dalam kesehatan manusia yang dirumuskan selain kesehatan fisik dan mental. Kecerdasan spiritual bisa digambarkan sebagai bentuk upaya manusia dalam menemukan harapan, arti, dan ketenangan dalam hidupnya. Menurut  World Health Organization  (WHO) terdapat tiga komponen penting yang merupakan definisi sehat berdasarkan konsep  hidup sehat  y ang sebenarnya, meliputi sehat jasmani, sehat emosional, dan memiliki kesejahteraan sosial. Namun, beberapa tahun terakhir, sebagian ahli telah menambahkan kecerdasan spiritual sebagai salah satu faktor penyeimbang ketiga konsep dasar tersebut. Tipe kecerdasan ini sebenarnya dapat dilihat berdasarkan  aktivitas otak manusia  saat melakukan h...

ZONA 3 DAY 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

Gambar
  ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI HARI KETIGA   Kecerdasan emosional, pertama kali dinyatakan oleh Peter Salovy dari Harvard University dan John Mayer dari University Of New Hampshire. Mereka mengungkap kualitas-kualitas emosional yang sekiranya penting bagi keberhasilan hidup, antara lain: empati, kemandirian, pengendalian amarah, mengungkapkan dan memahami perasaan, kemampuan beradaptasi, menjadi pribadi yang disukai, penyelesaian masalah antarindividu, ketekunan, kesetiakawanan, keramahan, dan sikap hormat. Berikut ini 7 cara menumbuhkan kecerdasan emosional pada anak, sejak usia dini: Ungkapan kasih sayang afirmatif Binalah hubungan yang terbuka dan saling menyayangi. Tidak perlu segan atau gengsi menunjukkan kasih sayang kepada anak, karena dapat membentuk citra diri yang positif, serta kesehatan mental yang baik pada anak dan orang tua. Luangkan waktu khusus, sekitar 20 menit, untuk berinteraksi dengan anak tanpa distraksi apa pun, dan pastikan anak meras...

ZONA 3 DAY 2 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

Gambar
  ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI HARI KEDUA   Melanjutkan project hari pertama tentang kartu berkisah. Hari ini dilanjutkan dengan sebuah kisah yang diawali dengan huruf b yaitu batu. Salah satu kegiata hari ini ialah menyimak film kartun dan mengambil hikmah dari film tersebut. Dari menonton film kartun tersebut diharapkan menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual hana. Kecerdasan emosional anak tahap perkembangan kognitif operasional konkret sebelum dan setelah mendapatkan penceritaan yang berbasis analisis fungsi tokoh pada cerita anak-anak. Kecerdasan emosional tersebut mencakup lima aspek, yakni (a) mengenal emosi diri, (b) mengelola dan mengekspresikan emosi diri, (c) memotivasi diri, (d) mengenali emosi orang lain (empati),   (e) membina hubungan dengan orang lain. Pada tahap ini proses penceritaan berupa serangkaian aktivitas yang dilakukan antara pencerita dan pendengar. Pencerita menyajikan cerita dengan interaksi multiarah dan didu...

ZONA 3 DAY 1 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

Gambar
  ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI HARI PERTAMA   Alhamdulillah selesai zona 2 kemarin dan 15 hari kedepan akan memasuki tantangan zona 3 yaitu cerdas spiritual dan emosi. Seperti halnya yang telah disampaikan oleh kakawi Ressy pada live nya tanggal 26 Oktober 2020 Pukul 14.00 WIB tentang tujuan pembelajaran di zona 3 ini yaitu : 1.Memahami pentingnya mengembangkan kecerdasan emosi dan spiritual anak-anak. 2.Beraktifitas dengan anak-anak untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritualnya. Untuk mencapai sukses dan Bahagia dalam hidup diperlukan kecerdasan.  1.    Kecerdasan Intelektual perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar memahami gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya. 2.    Kecerdasan Emosional Kemampuan memahami emosi dan kesanggupannya dalam mengelola emosi. 3.    Kecerdasan Spiritual       Kemampuan mengenal Tuhan dan memahami posisinya sebagai Hamba Tuhan. Keberha...

PANTULAN WARNA ZONA 2

Gambar
  Setelah 15 hari tantangan di zona 2 ini kami lalui. Lalu Kegiatan akhir yaitu mangalirkan rasa dengan menulis surat untuk anak atau diri sendiri. Jujur, ini adalah surat pertama saya buat untuk hana selama ia berumur 5 tahun. Bingung awalnya mau menulis apa. karena terus terang saya bukan orang yang romantis tapi sesungguhnya sangat suka diromantisin.      Inilah surat yang berhasil saya ra ngkai kata-katanya. Esok hari akan saya bacakan kepada hana  karena malam ini hana sudah tidur. Dear anakku Hana, Terima kasih telah selalu semangat dalam melakukan tiap tantangan yang bunda berikan. Terima kasih selalu memberikan senyum kebahagiaan dalam melakukan pekerjaan yang bunda latihkan. Terima kasih telah telah mewarnai hari-hari kami. Terima kasih selalu membawa kecerian bagi ayah, bunda dan kakak-kakak. Hana cintanya bunda, Terima kasih ya dek sudah selalu mengajarkan kesabaran kepada bunda. Terima kasih sudah mau berlelah-lelah bersama bunda ketika mengerjakan...