ZONA 3 DAY 1 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI
ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI
HARI PERTAMA
Alhamdulillah
selesai zona 2 kemarin dan 15 hari kedepan akan memasuki tantangan zona 3 yaitu
cerdas spiritual dan emosi.
Seperti
halnya yang telah disampaikan oleh kakawi Ressy pada live nya tanggal 26 Oktober
2020 Pukul 14.00 WIB tentang tujuan pembelajaran di zona 3 ini yaitu :
1.Memahami pentingnya mengembangkan kecerdasan emosi dan spiritual anak-anak.
2.Beraktifitas dengan anak-anak untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritualnya.
Untuk mencapai sukses dan Bahagia dalam hidup diperlukan kecerdasan.
1. Kecerdasan Intelektual
perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar memahami
gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya.
2. Kecerdasan Emosional
Kemampuan memahami emosi dan kesanggupannya
dalam mengelola emosi.
3. Kecerdasan Spiritual
Kemampuan mengenal Tuhan dan memahami posisinya sebagai Hamba Tuhan.
Keberhasilan seseorang tidak hanya terletak pada kecerdasan intelektual belaka, tetapi juga pada kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Semua anak Cerdas, namun kecerdasan perlu dimaknai agar bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Keterpenuhan kecerdasan Emotional dan Spritual pada diri kita akan menghadirkan Kecerdasan menghadapi tantangan.
Adversity Quotient (AQ) adalah ilmu ketangguhan manusia mengubah tantangan sebagai peluang. Konsep Adversity Quotient, dalam kehidupan diumpamakan sebagai pendakian. Kesuksesan adalah sejauh mana individu bergerak maju dan menanjak, terus tumbuh sepanjang hidup mereka meski mengalami kesulitan dan hambatan yang menjadi penghalang.
Daniel
Goleman, ahli dan peneliti tentang kecerdasan emosi, mengatakan dalam
meningkatkan EQ sangat berbeda dengan IQ, Menurut Robert K. Cooper, Ph.D. dan
Ayman Sawaf,yaitu dengan cara
”Duduklah
dengan tenang, pasang telinga hati Anda, keluarlah dari pikiran Anda dan
masuklah ke dalam hati. Yang penting di sini menulis apa yang Anda rasakan.”
Tujuan utama dari cara tersebut yaitu agar dapat masuk ke dalam hati dan keluar melalui pikiran. Inilah keterkaitan ESQ, dengan suara hati dapat menumbuhkan kekuatan yang tersembunyi di dalam jiwa dan mencerdaskan emosi serta spiritual.
Zohar dan Marshall, kecerdasan spiritual adalah landasan yang diperlukan untuk memfungsikan kecerdasan intelektual dan emosional secara efektif. Kecerdasan intelektual adalah sebuah kemampuan jiwa manusia untuk menjalankan fungsi logika dengan baik, atau yang kita sebut dengan rasional.
Kecerdasan emosional adalah kemampuan jiwa manusia untuk menjalankan fungsi perasaan dengan baik, sehingga dapat mengendalikan perasaan dalam setiap situasi dan kondisi.
Ary
Ginanjar menjelasakan kecerdasan spiritual adalah “kecerdasan spiritual adalah
kemampuan untuk memberi makna spiritual terhadap pemikiran, perilaku, dan
kegiatan, serta mampu menyinergikan IQ, EQ, dan SQ secara komprehensif.
Sumber
: Cerdas Emosional & Spritual Tim Kurikulum Bunsay#6 2020
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tantangan
zona ke-3 ini saya akan mengajak hana sebagai sahabat bermain saya. Selama 15
hari kedepan rencananya kami akan bermain kartu berkisah. Kegiatan-kegiatan di
dalam kartu berkisah ini sebetulnya saya terinsipirasi dari bukunya Julia Sarah
Rangkuti dengan judul “ Phoenic Based on Al-Quran volume 1 dan 2”.
Buku ini
sangat menarik, karena orang tua dapat mengenalkan huruf kepada anak melalui
metode phoenic, lalu anak dapat touch and trace setiap huruf di
dalam bukunya.
Orang
tua juga dapat berkisah kepada anak berasarkan halaman yang ada dan dapat
menyampaikan hikmah yang ada dari setiap kisah tersebut.
Kegiatan
pagi pun dimulai, karena sebelumnya kegiatan ini sudah pernah saya sampaikan di
bulan Ramadhan lalu, jadi hana sangat excited mengikuti kegiatan pagi ini. Saya
mengajak hana membuka buku dan membaca huruf demi huruf yang ada. Lalu hana meniru
kata anggur dengan menggunakan huruf-huruf kecil. Selanjutnya kegiatan kami
adalah mewarnai anggur dengan cat air. Alhamdulillah dengan sabar hana dapat
mewarnai dengan menggunakan cat air, ia perlahan mengoleskan kuas ke kertas.
Kegiatan
selanjutnya adalah menonton video “ Kisah pemilik 2 kebun anggur” dari menonton
kisah itu diharapkan saya dapat melatih spiritual hana agar tidak menjadi orang
yang sombong dan selalu bersyukur atas pemberian Allah SWT. alhamdulillah kegiatan
hari ini berjalan lancar. Mari kita sama-sama belajar ya nak. Semoga tantangan zona ini semakin melatih kecerdasan emosional dan spiritualmu.
#harikesatu
#harike1
#tantangan15hari
#zona3cerdasemosidanspiritual
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia
#familyproject
#sahabatterbaik








Komentar
Posting Komentar