DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF

 


 






TANTANGAN 15 HARI

ZONA #1 KOMUNIKASI PRODUKTIF

HARI KEDUA

 

                Sudah hampir tujuh bulan anak-anak bersekolah dari rumah. Baik via daring maupun luring. Diantara banyaknya kegiatan pembelajaran di rumah ini. Tidak setiap hari anak-anak dalam kondisi mood yang bagus. Ada kalanya mereka pasrah mengikuti pembelajaran ada kalanya pula mereka dalam kondisi yang marah atau dalam kondisi “bad mood”.

                Hari ini ketika pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) aa Kyo sepertinya dalam kondisi yang saya lihat tidak nyaman. Ia marah-marah sendiri. Saya heran karena di pelajaran sebelumnya yaitu tematik dan Bahasa Arab ia langsung mengerjakan saja, kakau pun ada yang tidak mengerti aa Kyo tidak ragu bertanya kepada saya yang sembari mengerjakan pekerjaan domestik.

                Ketika pekerjaan domestik sudah selesai saya dekati aa kyo yang terlihat masih kesal karena tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan.

Bunda   : “ Ada apa a? sepertinya aa kesal, sini cerita sama Bunda”

Kyo        : “ Iya nih bunda Aa kesal, tidak bisa menjawab pertanyaan.”

Bunda   : “ sudahkah dilihat video pembelajaran dari gurunya?”

Kyo        : “ Belum selesai bun lihatnya, tapi aku memang ga suka pelajaean ini, aku ga pernah kenal sama lagu-lagunya, huh kesal aku”

Lalu muncul deh ide saya untuk mempraktekkan ilmu komunikasi produktif yang telah saya pelajari. Saya berusaha mengendalikan intonasi suara dan meggunakan suara ramah.

Bunda   : “ Ayo kita lihat bersama-sama video pembelajarannya, nanti aa akan bisa menentukan tangga nada mayor dan minornya”

Lalu kami melanjutkan melihat video pembelajaran bersama-sama.

Bunda : “ nah ini ada penjelasannya, aa pasti bisa. Dilihat dari video itu lagu-lagu yang bersemangat dan cepat itu memiliki tangga nada mayor dan sebaliknya, ayo kita lihat video lagu-lagu yang lain”

Kyo        : “  oh iya ya Bun ternyata begitu caranya, Maaf ya bun tadi aa marah-marah sendiri. “

Bunda   : “ Alhamdulillah aa bisa, lebih sabar lagi ya aa.  Nah sudah jadi aa lanjutin aja kerjain tugasnya ya, nanti kita ngobrol lagi”

                Setelah Kyo menyelesaikan tugas dari gurunya lalu kami pun berbincang-bincang.

Bunda   : “ Jadi aa sudah tau ya kalau ada tugas lagi diperhatikan baik-baik penjelasan dari guru atau kalau kurang jelas boleh tanya Bunda”

Kyo        : “ Ok Bun

Bunda   : “ Bunda dulu waktu SD juga merasakan pelajaran seni. Bunda juga merasa pelajaran itu susah banget. Tapi demi nilai yang bagus Bunda lebih rajin lagi membaca.

Kyo        : “ iya ya bun aa lebih banyak membaca dan melihat video pembelajaran lagi”

                               

         Demikianlah percakapan hari ini dengan anak yang pertama. Dari percakapan tersebut Temuan saya  adalah menemukan Kyo sedang kesal dan marah-marah karena tidak bisa mengerjakan tugas SBDP. Tantangan yang saya hadapi ialah terkadang perasaan kesal dan marahnya muncul di pelajaran yang tidak kyo sukai. Memang kita tidak bisa memaksakan anak-anak untuk menyukai semua pelajaran, karena saya pun tidak suka beberapa pelajaran tertentu. Jadi akhirnya menyarankan ke aa kyo walau tidak suka dengan pelajaran tertentu harus tetap dipelajari karena semua pelajaran masuk dalam penilaian rapor. Jadi kerjakan saja semampunya. Adapun poin komunikasi produktif hari ini adalah :

1.      1.  Mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah dengan  kaidah 7-38-55

2.      2.  Jelas dalam memberikan pujian

3.      3.  Mengganti nasihat dengan refleksi pengalaman

4.     4.  Ganti kata tidak bisa menjadi bisa

                    Dari perbincangan dengan Kyo ahamdulillah lancar dan Ia menerima saran bundanya. Maka bisa dibilang hari ini Saya layak mendapat Lima Bintang. Esok hari masih akan berbincang bersama Aa Kyo dengan tema Meminta Bantuan Kyo Menjemur Baju.

H


 

#harikedua

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia




Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur