ZONA 3 DAY 2 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

 


ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

HARI KEDUA

 

Melanjutkan project hari pertama tentang kartu berkisah. Hari ini dilanjutkan dengan sebuah kisah yang diawali dengan huruf b yaitu batu. Salah satu kegiata hari ini ialah menyimak film kartun dan mengambil hikmah dari film tersebut.

Dari menonton film kartun tersebut diharapkan menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual hana.

Kecerdasan emosional anak tahap perkembangan kognitif operasional konkret sebelum dan setelah mendapatkan penceritaan yang berbasis analisis fungsi tokoh pada cerita anak-anak. Kecerdasan emosional tersebut mencakup lima aspek, yakni

(a) mengenal emosi diri,

(b) mengelola dan mengekspresikan emosi diri,

(c) memotivasi diri,

(d) mengenali emosi orang lain (empati),

 (e) membina hubungan dengan orang lain.

Pada tahap ini proses penceritaan berupa serangkaian aktivitas yang dilakukan antara pencerita dan pendengar. Pencerita menyajikan cerita dengan interaksi multiarah dan didukung dengan media yang sesuai dengan topik cerita. Pencerita tidak hanya berdiri pada satu titik tempat, tetapi dapat berpindah sesuai dengan situasi kelas yang sedang terjadi penceritaan. Sajian cerita sesuai dengan alur cerita dengan penekanan pada penokohan, yang mencakup sifat-sifat tokoh, interaksi tokoh satu dengan lainnya yang membawa dampak pada pergulatan emosi tokoh, dan perbadingan sifat tokoh yang antagonis dan protagonis. Pencerita juga mengilustrasikan sifat tokoh dengan sifat orang-orang yang ada di kehidupan sehari-hari. Proses penceritaan juga diselingi dengan simulasi peniruan apa yang dilakukan tokoh cerita oleh para pendengar. Para pendengar juga diberikan kesempatan untuk memberikan komentar atas penampilan simulasi tokoh dan mengidentifikasi perbandingan sifat-sifat tokoh dengan orang-orang yang ada di sekitar pendengar. Pada tindak lanjut ini dilaksanakan sejumlah aktivitas untuk mendukung pemahaman pendengar pada penokohan cerita. Sejumlah aktivitas itu adalah (1) pemberian kesempatan kepada pendengar untuk menceritakan kembali cerita, (2) bertanya jawab untuk memahami isi cerita dan penokohan cerita, (3) penarikan simpulan bersama pendengar, dan (4) internalisasi nilainilai yang dapat diambil dari perilaku yang diperankan tokoh cerita

Sumber : https://media.neliti.com/media/publications/11989-ID-model-bercerita-untuk-meningkatkan-kecerdasan-anak-aplikasi-ancangan-psikolingui.pdf

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kart berkisah huruf b hari ini tentang batu, cerita yang berhubungan dengan batu ada di QS. Al-Baqarah ; 60. Masih juga hari ini ditemani bukunya Julia Sarah Rangkuti. Kegiatan pertama hana ialah menyusun huruf-huruf yang membentuk dengan kata batu. Lalu dilanjutkan dengan menonton film kartun yang ceritanya di zaman khalifah Umar bin Khatab ada seorang ibu yang memasak batu.

Suatu malam, Khalifah Umar mengajak seorang sahabat bernama Aslam untuk mengunjungi kampung terpencil di sekitar Madinah. Lalu ia berhenti disebuah rumah yang anak-anaknya sedang menangis kelaparan. Yang membuat terkejut ialah sang ibu memasak batu agar anak-anaknya menyangka sang ibu memasak makanan. Lalu khalifah umar bergegas mengambil sekarung gandum dan menyerahkan nya kepada keluarga tersebut. Khalifah umar menyamar sebagai orang biasa dan betapa terkejutnya sang ibu ketika mengetahui bahwa yang membantu ialah Khalifah umar sendiri, karena sebelumnya sang ibu sudah menjelek-jelekkan Amirul mukminin umar bin khatab.

Setelah menonton film kartun tersebut hana bertanya. “ Mengapa ibunya memasak batu? Memangnya batu bisa dimakan?kok adek sedih ya bun liat videonya, “ kata Hana.

Lalu saya pun menjelaskan kepada hana, bahwa si ibu hanya berusaha membuat agar anak-anaknya tidak menangis maka memasak sesuatu walaupun itu memasak batu. Mereka sangat miskin dan tidak memiliki bahan makanan untuk dimasak. Beruntunglah ada khalifah umar yang sedang blusukan ke rekyatnya dan akhirnya ditolonglah oleh umar. Jadi kita sebagai muslim harus menolong tetangga atau saudara kita yang sedang kesusahan dan tidak bisa makan.  Diharapkan dengan menonton film kartun tersebut dapat menumbuhkan kecerdasan emosi dan spiritual hana.

Kegiatan selanjutnya ialah membuat rumah untuk kelomang. Hana menempel kertas bekas di atas mangkok plastik bekas, lalu menwarnainya dengan cat air. Semua kegiatan hana lakukan dengan gembira karena ide kegiatan hari ini atas gagasan hana. Terima kasih atas kerjasamanya hari ini ya dek hana. Mari selelu semangat melakukan tantangan-tantangan berikutnya.

 

#harikedua

#harike2

#tantangan15hari

#zona3cerdasemosidanspiritual

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

#familyproject

#sahabatterbaik





Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF