KLIP bulan Juli 2021, hari kedua

 



DIY Montessori Mobile Untuk Anak Usia 0-3 bulan


Pada hari kamis, 1 Juli 2021 pukul 10.00 WITA di WAG Kampung Komunitas Samkabar ada acara Sharing Session oleh salah satu membernya yaitu Rini Wahyu. Beliau adalah seorang ibu rumah tangga lulusan kebidanan yang tertarik dengan dunia peranakan, termasuk stimulasi tumbuh kembang anak. Rini membagi pengetahuannya tentang beberapa mainan ala montessori yang dapat diadopsi untuk menunjang perkembangan bayi.


Sejak kelahirannya, indra pada bayi akan berkembang secara bertahap termasuk pada indra penglihatannya. Bayi memang sudah memiliki kemampuan melihat sejak lahir. Tapi otak belum sepenuhnya mampu menerima informasi visual dari matanya. Sehingga apa yang terlihat oleh bayi hanya samar-samar. Jarak pandangnya hanya 20 sampai 30 cm saja. 


Dalam membuat mainan ala montessori, dibutuhkan terlebih dulu keilmuannya. Rini terlebih dahulu men-check list tumbuh kembang anak baik dari kemenkes maupun dari dinas pendidikan. Sehingga mainan yang dibuat memang sesuai dengan usia anak dan kebutuhan anak. Jadi tidak asal meng-ATM.


Alasan Rini  memilih adopsi montessori untuk bayi 0-3 bln karena bayi baru lahir itu indranya masih sangat terbatas kemampuannya, termasuk indra penglihatan / visualnya. Bayi masih samar-samar melihatnya, cenderung hanya bisa membedakan hitam putih saja. Indra penglihatannya akan berkembang bertahap seiring bertambah usia. Sehingga mainan montessori bayi ini pas sekali urutannya. Dari yg namanya munari mobile itu didesain hitam putih, karena kebutuhan bayi 0-2 bulan yang penglihatan si bayi masih samar-samar, lalu naik ke tahap warna-warna primer, lalu ke gradasi dan seterusnya. 


Ada beberapa tips untuk memulai DIY montessori mobile ini yaitu harus tahu lebih dahulu filosofinya. Lalu tahap perkembangan bayi nya. Bisa juga mainan montessori diganti dengan mainan lain asal prinsipnya sama. Misalnya munari mobile, Mainan gantung yang bisa berputar dengan corak hitam n putih. Cari bahan di rumah dengan warna yang sama misalnya gantungkan kresek hitam dan putih diplay gym anak. Jika bayi 0-2 bulan diberi mainan gantung yg warna warni hasilnya tidak akan optimal. Karena perkembangan visualnya sebatas buram dan baru mampu melihat benda dengan kontras tinggi (hitam, putih, lalu merah).


Ada beberapa saran lagi dari Rini ketika mengajak anak bermain montessori mobile ini pastikan bayi dalam keadaan bangun, perut kenyang dan tidak mengantuk. Karena tujuan mainan visual mobile ini utamanya untuk menstimulasi indera penglihatan dan juga gerak tubuhnya. Boleh juga bayi diajak berbicara terlebih dulu sebelumnya, informasikan kepada anak bahwa mainan yang dilihat berwarna hitam putih dan bisa berputar. Ajak anak untuk melihat dan mengikuti pergerakan mainan tersebut. Untuk selebihnya bisa biarkan anak bereksplorasi bila memang tujuannya visual dan gerak motoriknya. 


Ah menarik sekali pembahasan oleh Rini Wahyu. Waktu satu jam yang diberikan moderator terasa kurang karena banyak sekali yang ingin kami ketahui. Sebagai info tambahan, Rini Wahyu adalah salah satu utusan dari Ibu Profesional Samkabar yang bergabung dengan Kampung Bakat Ibu Profesional. Semoga masih berkesempatan mengikuti sharingnya beliau. Ilmunya daging sekali buat saya yang memang awam dengan dunia montessori. 









Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF