Postingan

Aku Ibu Rumah Tangga di Ranah Domestik dan Aku Bahagia

Gambar
  Aku Ibu Rumah Tangga di Ranah Domestik dan Aku Bahagia Ibu rumah tangga adalah sebutan yang biasa kita dengar untuk ibu yang bekerja di ranah domestik. Sedangkan Ibu Bekerja adalah sebutan untuk ibu yang bekerja di ranah publik. Maka melihat definisi di atas, sejatinya semua ibu adalah ibu bekerja, yang wajib professional menjalankan aktivitas di kedua ranah tersebut, baik domestik maupun publik. Apapun ranah bekerja yang ibu pilih, memerlukan satu syarat yang sama, yaitu kita harus “SELESAI” dengan management rumah tangga kita, kita harus merasakan rumah kita itu lebih nyaman dibandingkan aktivitas dimanapun. Sehingga anda yang memilih sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik, akan lebih professional mengerjakan pekerjaan di rumah bersama anak-anak. Anda yang Ibunya bekerja di ranah publik, tidak akan menjadikan bekerja di publik itu sebagai pelarian ketidakmampuan kita di ranah domestik. Mari kita tanyakan pada diri sendiri, apakah motivasi kita bekerja di rumah? 1.Apakah mas...

Road to Konferensi Ibu Pembaharu

  Bukan zamannya lagi dengan perang IRT vs Ibu bekerja. Karena sejatinya seorang ibu ya tetap ibu rumah tangga, hanya saja mereka berhak memilih, mau berperan di ranah domestik atau pun ranah publik.  Video ini kami dedikasikan dan apresiasikan selain untuk diri sendiri, juga untuk teman-teman yang memilih berperan diranah domestik. Kalau bukan kita sendiri yang memberi apresiasi, siapa lagi?  Selalu semangat membersamai putra putrinya ya ibu, jadilah ibu pembaharu. Yang bisa menjadikan masalah menjadi tantangan dan dapat mencari solusi dari tantangan tersebut.  Masih dengan keriuhan Road to Konferensi Ibu Pembaharu. Yuk semangat bersama teman-teman KipAmbassador.  Mau tau info nya lebih lanjut? Yuk selalu simak di ig @ibu.profesional.official  Tengkiss buat sis @runita_eka atas video cakepnya.  #1dekadeibuprofesional #darirumahuntukdunia #konferensiibupembaharu #ibuprofesional #semestakaryauntukindonesia #ibuprofesionaluntukindonesia #ipsamkabar

KLIP setoran kedua, Agustus 2021

Surat Berantai Hari kedua di bulan September ini sebetulnya bingung mau menulis tentang apa. Tetapi tiba-tiba saya ingat pengalaman pada waktu remaja, yaitu ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Saya pernah mendapat selembar surat berantai. Adakah diantara teman-teman yang pernah mendapatkan surat berantai?. Setelah mendapat selembar surat yang sebetulnya berasal dari fotokopi, lalu saya pun ke warung fotokopi untuk menggandakan surat berantai tersebut. Saya takut bila saya tidak menggandakan surat berantai tersebut maka hidup saya akan berantakan. Itu yang dikatakan didalam surat tersebut. Yah namanya anak umur 13 tahun. Langsung percaya saja dengan isi surat itu.  Saya sempat ditertawakan oleh pegawai warung fotokopi tersebut. Katanya kok saya bisa percaya dengan isi surat tersebut. Yah lagi-lagi saya cuek saja. Keesokan harinya saya bagi-bagikan surat berantai yang telah saya fotokopi tersebut. Lumayan menghabiskan uang jajan saya. Karena saya memfotokopi sebanyak 20 ...

KLIP setoran pertama, September 2021

  Semua Akan Pindah Pada Waktunya Sore tadi saya dan suami melakukan panggilan video karena memang suami sedang berada di luar kota. Suami memberi kabar bahwa ada SK mutasi di instansi tempat bekerjanya. Akan tetapi untuk hari ini adalah SK khusus pejabat terlebih dahulu, mungkin besok akan ada SK untuk pegawai.  Tadinya saya tidak memiliki ide sama sekali mengenai apa yang akan saya tulis di hari pertama setoran di Kelas Literasi Ibu Profesional. Tapi setelah mendapatkan info dari suami saya tadi. Saya ingin menceritakan pengalaman saya mengikuti suami berpindah dari kota yang satu ke kota yang lain dikarenakan mutasi.  Tepatnya bulan November 2012 Saya pertama kali mendapatkan kabar bahwa suami saya adalah salah seorang pegawai yang dimutasi. Saya sempat terkejut dan bahkan langsung menangis saat itu juga, padahal waktu itu saya sedang berada di kantor tempat saya mengajar. Saya mendapatkan info secara langsung dari sahabat saya yang kebetulan bekerja dalam instansi yan...

KLIP setoran ke-10, Agustus 2021

Gambar
  Cerita Dibalik Pembuatan Pempek Lenggang Bulan Agustus ini di Rumah Belajar Boga IP Samkabar sedang ada tantangan makanan atau cemilan serba daun pisang. Dari awal bulan Agustus sudah banyak betul teman-teman yang membagikan foto hasil kreasi masakan dan cemilannya yang menggunakan daun pisang.  Saya sendiri masih merencanakan masakan apa yang akan saya buat dnegan menggunakan daun pisang ini. Terus terang sejak lahirnya anak keempat ini saya sudah jarang ke dapur membuat cemilan untuk anak-anak. Untuk masakan yang saya masak pun biasanya hang mudah dibuat saja. Saya tidak bisa berlama-lama di dapur karena Omar pasti sangat histeris bila bundanya berada jauh dari jangkauan.  Minggu pertama, kedua dan ketiga rasanya lewat begitu saja. Hampit setiap hari pun saya melihat teman-teman anggota Rumah Belajar Boga IP Samkabar ini selalu membagikan hasil masakan dan cemilannya. Duh, Saya semakin termotivasi. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat pempek lenggang khas Palembang....

KLIP setoran hari ke-9, Agustus 2021

Gambar
  Buko Pandan, Si Penggugah Lidah Ketika Isolasi Mandiri Seperti yang saya ceritakan sebelumnya bahwa bulan Juli kemarin keluarga kami terinfeksi Covid-19. Banyak sekali hadiah berupa makanan, cemilan dan lain-lain yang diberikan oleh teman-teman kami di Samarinda ini. Alhamdulillah walau jauh dari keluarga. Kebaikan tetangga dan teman serta para sahabat memberikan semangat bagi kami.  Menjelang akhir isolasi mandiri, saya dan suami yang tadinya anosmia alias tidak dapat mencium bau-bauan mulai perlahan pulih. Memang anugerah kesehatan panca indera dari Allah SWT adalah anugerah yang harus kita syukuri. Dengan kejadian sakitnya kami kemarin, insya Allah menambah rasa syukur kami atas kesehatan yang kami miliki.  Setelah pulihnya kami, datanglah sebuah paket dari salah satu teman saya di Ibu Profesional Samkabar. Beliau juga penyintas Covid-19. Teman saya ini mengirimkan hasil karyanya kepada kami untuk kami nikmati. Ketika kurir datang membawa bungkusan itu. Saya bahagia,...

KLIP hari ke-8, Agustus 2021

Gambar
Mempersiapkan Anak Memasuki Sekolah Berasrama Alhamdulillah bulan November 2020 yang lalu Kyoshi diterima di salah satu sekolah berasrama atau boarding school di Subang. Awalnya saya tahu penerimaan siswa baru dari media sosial. Lalu bismillah, saya tawarkan Kyoshi apakah mau mengikuti tes masuk di sekolah tersebut. Setelah beberapa tes dilaksanakan, akhirnya tibalah pengumuman dan Kyoshi berhasil lulus dari rangkaian tes tersebut.  Karena Kyoshi masih 6 tahun ini. Maka ia memiliki waktu satu tahun untuk mempersiapkan diri memasuki asrama. Kami sebagai orang tua pun masih ada waktu untuk melatih lagi Kyoshi, baik secara kemandirian maupun secara emosi.  Untungnya bagai gayung bersambut. Apa yang kami harapkan ini ternyata seiring dengan yang dipersiapkan sekolah itu sendiri. Selama satu tahun menuju asrama. Kami sebagai orang tua dibekali ilmu parenting serta digabungkan dalam grup di telegram, sehingga kami dapat bertanya mengenai sekolah atau hal-hal yang berhubungan dengan...