KLiP Januari 2022, #day6 : Cerita Vaksin di Keluarga Kami



Sudah menginjak tahun kedua pandemi di belahan bumi ini belum juga hilang. Padahal kami rindu sekali berjalan-jalan dan bercengkrama bersama teman-teman tanpa jarak dan tanpa masker. Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah kita yaitu dengan memberikan vaksin kepada penduduknya. 

Vaksin covid 19 pertama kali dimulai tahun kemarin yaitu pada akhir januari 2021. Orang yang pertama mendapatkan vaksin di Indonesia ialah Presiden Jokowi lalu lanjut keluarga, staf, para menteri dan bahkan waktu itu ada beberapa artis yang sengaja diundang. 


Lalu lanjut vaksin Covid 19 diberikan kepada tenaga kesehatan, Polisi dan TNI lalu lanjut oleh Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebetulan tahun kemarin saya sedang hamil besar dan waktu itu vaksin covid belum direkomendasikan untuk ibu hamil. 


Setelah melahirkan, rencananya saya akan mengikuti vaksin juga. Tapi qadarullah ketika saya belum sempat mengikuti vaksin covid 19, saya dan keluarga terkena virus covid 19. Padahal suami saya sudah lengkap mendapatkan vaksin eh tapi masih terkena juga. Qadarullah memang harus terjadi. Untungnya suami yang sudah vaksin terlebih dahulu lebih ringan gejalanya dibandingkan saya yang belum mendapatkan vaksin sama sekali. 


Setelah sembuh dari covid 19. Saya tidak bisa langsung mengikuti vaksin karena masih memiliki antibodi alami. Akhir tahun 2021 akhirnya tersedia vaksin untuk anak berusia 12 tahun. Wah kesempatan untuk aa kyoshi mendapatkan vaksin covid 19. Akhirnya suami mendaftarkan saya dan aa kyoshi untuk mendapatkan vaksin di LabKes Kota Samarinda. Alhamdulillah saya mendapatkan vaksin astrazenecca dan aa kyoshi mendapatkan vaksin pfizer. 


Awal 2022 ini vaksin anak berumur 6 sampai 12 tahun sudah mulai diadakan. Semua vaksin untuk anak sekolah dasar diadakan di sekolah masing-masing. Begitu pula dengan sekolah anak kami. Kebetulan pemberian vaksin covid 19 yang diberikan ialah sinovac. 


Anak-anak sudah menyiapkan diri bahwa akan mendapatkan vaksin. Akan tetapi karena abang iyaz baru sembuh dari demam beberapa hari yang lalu. Akhirnya kami memutuskan abang iyaz untuk mengikutinya dilain waktu. 


Bagaimana dengan hana? Alhamdulillah lancar. Ia yang tadinya sebelum berangkat sekolah sempat menangis karena takut akhirnya setelah diberi wejangan dari bunda wali kelas akhirnya menjadi berani. Saya sampai tidak sempat menyaksikan proses vaksinasi karena saya tidak menunggu di sekolah. 


Alhamdulillah, sehat-sehat anak-anak bunda. Semoga virus covid 19 punah dari bumi ini. 


#KLIP
#januari2022


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF