KLIP oktober 2021, setoran 1
Ramah Baca, Perpustakaan Mini Mandiri di Samarinda
Bulan oktober sudah hampir berlalu. Sudah setengah bulan lebih aku belum menyetorkan tulisanku di Kelas Literasi Ibu Profesional. Ada saja tantanganku, kalau siang kadang sibuk dengan si kecil sedangkan malam, aku kadang sudah terlanjur mengantuk.
Baiklah, hari ini mulai menulis lagi semoga aku bisa tetap konsisten walau hanya setor sepuluh tulisan. Pas banget tema tulisan minggu ini ialah Perpustakaan kotaku. Kali ini aku ingin menceritakan perpustakaan yang pertama kali kami kunjungi di kota Samarinda ini.
Nama perpustakaannya ialah Ramah Baca. Ramah Baca ialah salah satu perpustakaan mandiri samarinda yang bergerak secara online maupun offline. Pemiliknya ialah salah satu teman kami di Ibu Profesional. Namanya ialah mba Maulidya, mba lidya bersama suami dan anak-anaknya bersama-sama mengelola perpustakaan mini tersebut.
Aku mengenal Ramah Baca dari postingan mba lidya di media sosial beliau. Jadi sebelum kami mengunjungi perpustakaan kepunyaan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Pertama kali perpustakaan yang kami kunjungi ialah Ramah Baca.
Sebelum pandemi, Ramah Baca rutin mengadakan kegiatan playdate anak-anak di sekitar rumah mba lidya dan teman-teman sesama Ibu Profesional Samkabar. Aku yang waktu itu masih anggota baru di Ibu Profesional Samkabar sangat senang sekali ketika Ramah Baca mengadakan kegiatan, selain dibolehkan meminjam buku, ada beberapa kegiatan yang pernah anak-anak ikuti.
Kegiatan yang diadakan oleh Ramah Baca sebelum pandemi
1.Menghadirkan bintang tamu dengan berbagai profesi
Banyak sekali profesi yang dihadirkan sebagai salah satu kegiatan playdate nya anak-anak di Ramah Baca. Salah satu profesi yang hadir dan kebetulan waktu itu sempat dihadiri juga oleh anak-anak ialah profesi reporter. Kebetulan mba reporternya masih saudara mba lidya yang kebetulan sedang berlibur ke Samarinda. Jadi beliau menceritakan tentang pekerjaannya menjadi salah satu reporter di televisi swasta di kota Surabaya. Anak-anak diperlihatkan potongan video ketika mba reporternya beraksi. Seru banget. Lalu ada tantangan untuk anak-anak yang berani untuk memperkenalkan diri ke depan. Sejak itu bertambah lah perbendaharaan kata jenis profesi yang diketahui anak-anak, khususnya hana yang waktu itu masih berumur 4 tahun.
2. Berkreasi dengan beberapa prakarya
Salah satu kegiatan yang selalu diingat anak-anakku selama mengikuti playdate di Ramah Baca ialah melukis diatas layang-layang. Semua anak diberikan kebebasan untuk melukis dan mewarnai layang-layangnya. Kegiatan melukis diatas layang-layang adalah kegiatan pertama kalinya yang diikuti anak-anakku, makanya selalu meninggalkan kesan diingatan anak-anak. Mereka berharap setelah pandemi berakhir, akan ada lagi kegiatan melukis bersama di Ramah Baca
3. Read Aloud
Kegiatan Read Aloud atau membaca nyaring adalah kegiatan lainnya yang sangat disukai anak-anakku. Bintang tamu yang diundang adalah founder dari Samarinda Read Aloud yang sudah malang melintang di dunia membaca nyaring dan sudah memiliki nama di kota Samarinda yaitu mba Irni. Anak-anak sangat antusias dengan penampilan mba Irni sehingga sesampainya di rumah, Hana ingin selalu dibacakan buku oleh bundanya karena kebetulan waktu itu juga hana belum bisa membaca.
Saya salut banget dengan mba Lidya, ia ramah pada semua anak-anak yang datang berkunjung di perpustakaan mininya tersebut. Walau kadang attitude anak yang datang berbeda-beda ia tetap sabar melayani. Ia pun tak segan berbagi makanan ringan untuk anak-anak yang berkunjung ke perpustakaan mininya. Biasanya makanan ringan tersebut diberikan sebagai hadiah untuk anak-anak yang telah mengikuti challenge di playdate tersebut.
Kegiatan yang diadakan Ramah baca selama pandemi
Semua kegiatan tatap muka secara langsung, tidak dapat berjalan karena di bulan Maret 2020 datanglah virus Corona. Semua orang diwajibkan untuk menjaga jarak dan beberapa larangan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Akan tetapi dengan semangat berbagi dan melayaninya. Mba lidya tidak patah semangat. Ia melanjutkan kegiatan Perpustakaan mininya sebagai berikut :
1.Meminjamkan buku secara online
Ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh peminjam buku. Antara lain ialah
a. Follow
https://instagram.com/ramahbaca?utm_medium=copy_link
Dan Likes
https://www.facebook.com/ramahbacavorvosamarinda/
b. Repost feed atau share postingan kategori yang mau dipinjam di Story Feed Instagram atau postingan FB
c. Screenshoot hasil repost IG story atau share FB dan wapri
Untuk format pemesanan buku, boleh melakukan jaringan pribadi dengan mba Lidya.
Buku yang akan dipinjam:
1.Kategori _judul buku (kategori sesuai di folder gdrive ya)
2. Kategori _judul buku 🔄 (artinya perpanjangan sebelumnya)
Adapun syarat dan ketentuan menjadi peminjam buku di perpustakaan Ramah Baca ialah :
1. Sahabat yang meminjam buku wajib berdomisili samarinda
2. Sahabat yang meminjam wajib diketahui orangtua yang akan bertanggung jawab atas peminjaman dan pengembalian buku
3. Orangtua sahabat sebaiknya tau isi konten buku yang akan dipinjam apakah sesuai value keluarga dll
4. Waktu peminjaman hanya di hari Jum'at siang sampai sore dengan memakai kurir offline Ramah Baca (tarif insyaallah dibawah ojol) mohon sahabat mempersiapkan ongkos kurir secara cash (jika ada halangan diganti hari lain)
5. Ramah Baca akan meminjamkan tas sponbond warna warni, untuk memudahkan saat pinjam dan kembali buku yang dibawa kurir (jika tidak kembali denda Rp 5.000,-)
6. Sahabat boleh meminjam max 6 buku, jika dalam satu rumah lebih dari 1 anak max 12buku dalam waktu dua minggu,
Dan untuk buku parents satu rumah satu buku dalam waktu satu bulan 😍🤗 dan hanya boleh diperpanjang satu minggu
7. Sahabat silakan Follow dan LIKE Instagram atau facebook , serta mengunggah buku yang dipinjam ke media sosial dan tag setiap minggunya
8. Sahabat wajib menjaga kebersihan dan keamanan buku yang dpinjam, tidak sambil makan atau minum ya🤗
9. Jika secara tidak sengaja buku yang dipinjam rusak ( tidak bisa diperbaiki) atau hilang, sahabat wajib mengganti buku yang sama atau senilai buku tersebut
10. Untuk sahabat yang melakukan perpanjangan MAX 2 buku saja sisanya tetap dikembalikan pada waktunya🤗 jadi lebih baik pinjam lagi ya,dan tetap memakai kurir ramah baca
11. Sahabat dipersilahkan menghibahkan buku koleksi pribadinya ke Ramah Baca agar bisa dibaca bersama dengan sahabat lainnya
12. Untuk menjaga protokol kesehatan, buku yang dikembalikan sahabat, selama 2 minggu tidak akan keluar Ramah Baca, masuk kedalam *List Buku Karantina*
Sekeren itu ya aturannya. Semoga para peminjam buku dapat mematuhi syarat dan ketentuan yang ada.
2. Nobar (Nonton bareng)
Pada tanggal 19 Maret 2021 Pukul 19.00 WIB - 21.00 WIB Ramah Baca bersama komunitas lainnya mengadakan nonton bareng dengan judul " Sejauh Ku Melangkah "
Demikianlah yang dapat saya ceritakan tentang perpustakaan mini mandiri Ramah Baca, walau mini tapi agendanya tidak kalah dengan perpustakaan besar dan walau pandemi tidak membuat mba Lidya dan keluarga kehilangan ide untuk tetap membumikan literasi untuk sekitarnya. Selamat hari jadi yang ketiga ya Ramah Baca, semoga selalu bermanfaat tidak hanya untuk para anggotanya tapi juga untuk Samarinda dan sekitarnya serta semakin bertambah banyak koleksinya ya.
Komentar
Posting Komentar