Klip mei 2021,h8

 Ketika Ibu Memiliki Golongan Darah O


Kamis pagi tanggal 6 Mei 2021 adalah tepat satu bulan baby Omar kami. Bila bayi berumur satu bulan maka vaksin yang diberikan ialah BCG dan polio. Vaksin tersebut memiliki jadwal setiap kamis. Jadi dua minggu sebelumnya, saya sudah booking nomor antrian dan memberitahukan bahwa anak saya minta diberikan vaksin BCG dan polio. 


Kebetulan dokter spesialis anak yang saya datangi ini ialah dokter spesialis anak yang sangat terkenal di samarinda. Jadi saya harus mambuat janji jauh-jauh hari agar saya tidak mendapat nomor absen yang dibelakang. Ketika itu saya mendapatkan nomor antrian 16. 


Datanglah hari kamis, sayangnya ayah omar tidak bisa mengantar kami ke dokter dikarenakan sedang mengikuti assessment. Ternyata memang tidak bisa menunggu ayah karena assessment nya dilakukan dari pagi hingga sore hari. Setelah sampai di klinik ternyata praktek dokter berada di lantai 2. Sebagai pejuang caesar, menaiki tangga sambil menggendong anak dan membawa tas sungguh sangat memerlukan kekuatan tekad dan fisik untuk melaluinya. 


Sampai lah kami di ruang tunggu. Setelah konfirmasi nomor pendaftaran dan menimbang berat badan omar. Kami masih harus menunggu lagi. Ada sekitar 5 pasien anak-anak yang giliran masuk. Tiap pasien biasanya diberi jatah waktu 20-25 menit. Kebayang kan lama nya saya menunggu. Tak lama nama baby omar dipanggil. 


Baru saja saya duduk di ruang praktek dokter, tiba-tiba dokter bertanya kepada saya. " golongan darah ibu O ya?" Kata dokter, saya pun menjawab : " iya dokter, kenapa ya?" "Anak ibu kuning nih" saya pun terkejut. "Iyakah dokter? Saya ga tau loh dokter, lalu kata dokter. Iya karena ibu kan melihat anaknya tiap hari jadi tidak sadar kalau anaknya kuning. " Jadi apa yang harus saya lakukan dok? Apa saya kurang menjemur ya? " 


Lalu dokter pun menjelaskan, kondisi anak yang kuning ini bisa karena dua faktor yaitu karena ibu memiliki golongan darah o dan satu lagi karena bawaan air susu ibu yang menyebabkan anak kuning atau biasa disebut Breastmilk Jaundice. Kepanikan saya sepertinya mudah terbaca oleh dokter. Lalu dokter menenangkan saya untuk tidak usah kuatir. Saran beliau saya hanya rutin memberikan ASI saya dan sambil memberikan obat yang telah diresepkan oleh dokter. 


Sesampainya di rumah saya penasaran hingga mencari-cari info. Yang saya dapatkan dari artikel adalah Gill mengatakan bayi yang golongan darahnya tidak sesuai dengan golongan darah ibunya dapat mengembangkan penumpukan antibodi yang dapat menghancurkan sel darah merahnya dan menyebabkan peningkatan kadar bilirubin secara tiba-tiba.


Hal senada disampaikan Neha Pathak, MD. Menurutnya, bayi kuning juga dapat terjadi jika seorang ibu memiliki golongan darah yang berbeda dengan bayinya.  Jika itu situasinya, tubuh Bunda mungkin membuat antibodi yang menyerang sel darah merah bayi.


Semoga baby omar lekas sembuh dan seterusnya sehat selalu, tumbuh kembangnya baik dan menjadi anak yang soleh. 


Sumber : https://www.haibunda.com/parenting/20201231221652-60-187611/menguak-fakta-golongan-darah-sehingga-bayi-lahir-kuning


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF