ZONA 7 DAY 11. PENGARUH MEDIA DIGITAL TERHADAP PEMAHAMAN SEKSUALITAS

 


Topik 6 : PENGARUH MEDIA DIGITAL TERHADAP

PEMAHAMAN SEKSUALITAS

Oleh Kelompok 22 : IP NNP, IP Padang, IP Pacitan Raya

 

Hari keenam live di Pulau Bentang Petualang disampaikan oleh kelompok 22 yang berasal dari gabugan regional IP NNP, IP Padang dan IP Pacitan Raya. Para narasumber yang tampil ialah Restu Permata,  Yulia Heryani, Afika Ira Rahmawati dan  Mirnawati. Topik yang disampaikan ialah Pengaruh Media Digital Terhadap Pemahaman Seksualitas.

Adapun yang disampaikan ialah

Pengertian Media Digital

Media Online atau Digital Media adalah media yang tersaji secara online di internet.

Secara umum media online, yaitu segala jenis atau format media yang hanya bisa diakses melalui internet berisikan teks, foto, video, dan suara. Media online juga bisa dimaknai sebagai sarana komunikasi secara online. Melalui pengertian media online secara umum ini, maka email, mailing list (milis), website, blog, whatsapp, dan media sosial (sosial media)masuk dalam kategori media online. (http://digilib.uinsby.ac.id/291/9/Bab%202.pdf)

Contoh media digital antara lain software, gambar digital, video digital, video game,

halaman web dan website, media sosial, data dan database digital, audio digital seperti MP3, dokumen elektronik dan buku elektronik. (Wikipedia)

Pengertian Seksualitas

Seksualitas adalah bagaimana seseorang bersikap, berpikir, dan bertindak sesuai dengan gendernya. Seksualitas menyangkut berbagai dimensi yang sangat luas, yaitu dimensi biologis,sosial, psikologis,dan kultural. (Materi zona 7 Perkuliahan Bunsay batch #6)

Dampak Positif Gadget

1. Mendukung aspek akademis

Teknologi gadget tentunya dapat mendukung kegiatan akademis anak. Anak-anak dapat browsing mengenai pelajaran sekolahnya. Kegiatan tersebut dapat meningkatkan informasi yang dibutuhkan anak mengenai mata pelajaran atau ilmu pengetahuan.

2. Merangsang anak untuk mengikuti perkembangan teknologi terbaru

Terbiasa menggunakan gadget tentunya dapat membuat anak lebih mengetahui dan mengikuti perkembangan zaman. Hal ini sangat baik untuk perkembangan ilmu pengetahuan anak. Secara otomatis anak akan terlatih untuk membandingkan hal yang lebih baik dari yang lainnya.

3. Meningkatkan kemampuan berbahasa

Anak yang sering menggunakan gadget akan memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik dan kosakata lebih banyak.

4. Mengurangi tingkat stress

Sebagian anak merasa sekolah merupakan salah satu hal yang menegangkan karena sekolah sangat membutuhkan konsentrasi tinggi. Bermain gadget merupakan salah satusolusi untuk menghilangkan stress anak, seperti bermain game, mendengarkan lagukesukaan, chatting social media dengan teman dan lain sebagainya.

 Dampak Buruk Gadget

1. Membuat anak kecanduan gadget

Bermain gadget berlebihan dapat membuat anak kecanduan. Ketika anak terlalu sering menggunakan gadget, anak akan mendapatkan banyak kesenangan tersendiri dalam aktivitasnya bersama benda tersebut.

2. Risiko obesitas

Bermain gadget terlalu sering akan menurunkan psikomotorik anak, karena anak akan lebih jarang bergerak bahkan bermain bersama teman-temannya. Hal inilah yang menyebabkan anak jarang bergerak atau melakukan aktivitas fisik lainnya sehingga memiliki risiko obesitas yang cukup tinggi.

3.Kurangnya kemampuan bersosialisasi

Bermain gadget terlalu sering akan menyebabkan berkurangnya kemampuan bersosialisasi anak, tidak terjadinya komunikasi secara langsung dengan orang lain, bahkan orang tuanya sendiri.

4. Ancaman radiasi

Radiasi yang dihasilkan oleh gadget tidak hanya dapat menyerang orang dewasa, tapi juga anak-anak. Radiasi gadget biasa dikaitkan dengan penyakit kanker dan lain sebagainya.

5. Ancaman eksploitasi seksual

Anak mengalami pengaruh buruk pornografi dan ancaman eksploitasi seksual online.

Sumber :

https://asahsaya.com/blog/2019/12/01/dampak-positif-dan-negatif-penggunaangadget-pada-anak

Ide Penggunaan Media Digital sebagai Edukasi Seksualitas pada Anak

1. Penggunaan video dengan pendampingan

Anak usia dini bisa diajak bernyanyi sambil melihat video lagu Kujaga Diriku, Sentuhan-Sentuhan Boleh Sentuhan Tidak Boleh, dan lagu Tubuhku Berharga.

https://youtu.be/ukqcAAT7dH4

https://youtu.be/qmP9RJ7Wis0

2. Buku Digital

Buku digital atau e-book juga dapat menjadi media interaktif, karena dapat dimasukkan unsur play-a-sound atau participation di dalamnya.

3. Pemanfaatan aplikasi dalam gadget

Anak-anak bisa diarahkan memanfaatkan waktunya dengan didampingi, diarahkan dan diajarkan aplikasi menggambar online, desain online seperti yang cukup mudah yaitu canva, dan juga bisa memanfaatkan aplikasi stiker maker, belajar coding dengan

membuat cerita via aplikasi scratch, belajar membuat video dengan aplikasi kinemaster, power director dan banyak contoh aplikasi lain untuk diperkenalkan dengan pemahaman seksualitas sambil anak belajar dan mengenal berbagai ilmu keterampilan lain.

4. Educational game "play study"

Educational game "play study" dapat digunakan sebagai media belajar pendidikan seks bagi anak Sekolah Dasar. Manfaat yang didapatkan adalah dapat digunakan sebagai media belajar pendidikan seks dan memberikan pemahaman yang benar tentang pendidikan seks.

Educational game adalah game digital yang dirancang untuk pengayaan pendidikan atau mendukung pengajaran dan pembelajaran, menggunakan teknologi multimedia interaktif (Rizhaupt, A. Higgins, H & Allred B. 2010)

Kriterianya berdasarkan :

a. Rasa ingin tahu, fantasi dan kontrol pengguna

b. Tantangan

c. Sosialisasi

d. Paedagogi

e. Teknologi

f. Pengguna anak-anak berkebutuhan khusus

Media yang digunakan adalah Macromedia Flash, yaitu aplikasi yang digunakan untuk melakukan desain dan pembangunan perangkat presentasi, publikasi atau aplikasi lainnya yang membutuhkan ketersediaan sarana interaksi dengan penggunanya.

 SUMBER : EBOOK KELOMPOK 22 

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------  

Di keluarga kami memang anak-anak sudah kenal dengan gadget. apalagi dengan adanya pandemi sekarang. belajarpun dengan daring, maka mau tidak mau anak-anak tetap berhubungan dengan gadget. Akan tetapi dari awal dimulainya pembelajaran via daring ini. kami sudah membuat komitmen dengan anak-anak. Bahwa pada hari sekolah, gadget dipakai memang hanya untuk kegiatan belajar mengajar. bila waktu belajar dari sekolah habis. maka gadget harus disimpan dan diserahkan kembali kepada bunda.
anak-anak boleh ngegame hanya di hari sabtu dan minggu dengan waktu yang ditentukan oleh orang tua. kesepakatan ngegame hanya di sabtu minggu ini memang telah kami mulai dari sebelum pandemi.
Kami pun selalu mengontrol game apa yang diunduh anak-anak. Apakah sesuai dengan umur anak-anak dan tentu saja aman buat anak. Selain itu di gadget anak tidak kami sertakan sim card. Jadi memang hanya mengandalkan wifi. Akun yang dipakai pun adalah akun kami sebagai orang tua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF