ZONA 7 DAY 5 MENJAGA DIRI DARI KEJAHATAN SEKSUAL

 

Menjaga Diri Dari Kejahatan Seksual


Mengajarkan pada anak untuk menjaga diri dari kejahatan seksual harus dilakukan oleh berbagai pihak antara lain pihak internal (orang tua) juga eksternal. 

Bagaimana edukasi ini dilakukan secara internal :

·         Ajarkan anak tentang anatomi tubuh

·         Ajarkan anak mengenai batasan

·     Ajarkan anak untuk menghormati tubuhnya, sehingga mereka juga menghormati tubuh orang lain. 

·         Rawat rasa malu yg fitrahnya ia rasakan ketika bagian tubuh terlihat orang lain. 

·    Hormati keinginan anak, pastikan mereka mengetahui siapapun tidak punya hak menyentuh mereka tanpa ijin. 

·         Ajarkan anak melakukan 3L yaitu

·         Latih, latih anak mengenai anatomi tubuh

·         Larang, larang orang lain menyentuh /melakukan apapun di bagian tubuh anak terutama organ seksual.

·         Lapor, lapor pd orangtua/ guru jika pelecehan terjadi. 

·         Ajarkan mana sentuhan baik dan buruk sebelum usia 3th. Bisa menggunakan lagu sebagai alat bantu. 

·         Ajarkan mana yg termasuk pelecehan seksual (fisik,non fisik, ataupun verbal) 

·         Ajarkan anak untuk bisa mengatakan TIDAK. 

Sedangkan untuk perlindungan secara eksternal, apa saja yang perlu dilakukan

Memantau dan mengawasi anak di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Mengetahui program embaga masyarakat yang turut serta melakukan upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak seperti  pemerintah desa, kepolisian, dan embaga perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat. 

Yang perlu diperhatikan, orang tua dapat melakukan edukasi seks secara bertahap sesuai usia anak:

·         Usia 1-5 tahun : kenalkan anggota tubuh anak secara detail

·         Usia 5-10 tahun : jawab pertanyaan anak secara benar

·         Usia 10-12 : kenalkan tentang haid, mimpi basah dan perubahan fisik

Sumber : https://thediaryofquestions.wordpress.com/2020/03/04/menjaga-diri-dari-kejahatan-seksual/

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Salah satu hal yang saya lakukan dalam memberikan edukasi seks secara bertahap kepada anak ialah tidak memandikan anak laki-laki dan perempuan saya secara bersama-sama. Saya juga membiasakan anak-anak dari kecil untuk berpakaian lengkap selama di rumah. Tidak membiarkan anak-anak hanya memakai pakaian dalam saja.

Ketika berada ditempat umum misalnya berada di kolam renang, saya mengganti baju anak di tempat tertutup atau ruang ganti pakaian. Ketika anak-anak  akan buang air kecil, saya langsung megajak mereka untuk ke kamar kecil. Anak-anak pun malu dan tidak mau bila mereka buang air kecil pada tempat yang bukan seharusnya.

Intinya mengajarkan apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan ketika berada di tempat umum itu diajarkan sejak dini. Sehingga mereka terbiasa menjaga aurat mereka dimanapun berada.

Bercanda dengan anak juga diusahakan jangan sampai menyentuh daerah pribadinya, misalnya pantat atau dada. Karena hal itu akan menjadi kebiasaan yang tidak baik sehingga dikuatrikan anak akan membawa kebiasaan itu di luar rumah. Misalnya kita terbiasa menepuk pantat anak ketika sedang bercanda, bukan hal yang tidak mungkin anak-anak akan melakukan itu dan menganggap hal itu adalah hal yang biasa lalu mempraktekkannya kepada teman-temannya.

Demikainlah sekedar sharing yang sesuai dengan topik penjelasan diatas. Sebagai orang tua kita selalu berusaha menjaga anak kita dan tetap menitipkan anak kita hanya kepada Allah SWT maha sebaik-baik penjaga.


 #kelasbunsaybatch6

#pantaibentangpetualang

#topikmenjagadiridarikejahatanseksual

#harike5


 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF