ZONA 7 DAY 13. PENYIMPANGAN SEKSUAL, PENCEGAHAN DAN SOLUSI
Topik 8. PENYIMPANGAN
SEKSUALITAS, PENCEGAHAN, & SOLUSINYA
Kelompok 28. IP Sidoarjo Mojokerto
Hari Senin, 15 Maret 2021 adalah hari kedelapan
kegiatan live dari kelompok 28 yang berasal dari Ibu Profesional Sidomojo. Adapun
topik yang disampaikan ialah Penyimpangan Seksualitas, Pencegahan dan
Solusinya. Topik ini ngeri-ngeri sedap. Karena sebagai orang tua kita tidak
boleh menutup mata mengenai topik ini. Adapun materi yang disampaikan adalah
Penyimpangan seksual
adalah aktivitas seksual yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan kenikmatan
seksual atau kepuasaan seksual dengan tidak sewajarnya. Biasanya, cara yang
digunakan oleh orang tersebut adalah menggunakan obyek seks yang tidak wajar
atau tidaknormal.
Penyebab terjadinya kelainan ini bersifat
psikologis atau kejiwaan, seperti pengalaman sewaktukecil, dari lingkungan pergaulan,
dan faktor genetik.
SOLUSI
A. Solusi untuk masalah transgender dan
homoseksual(LGBT)
Perlu melibatkan keluarga, ulama dan tenaga
ahli (dokter spesialis jiwa/psikiater). Terapi yang bisa dilakukan:
1.Terapi
kognitif: bertujuan membangunkan kesadarannya bahwa yang dilakukannya salah
karena tidak sesuai fitrahnya, tanpa menyudutkan serta menumbuhkan motivasi.
2.Terapi
sosial, dengan cara memasukan seseorang ke dalam lingkungan yang lebih 'bersih
dan baik' ,guna membentuk ulang perilakunya.
3. Terapi behaviour: mengubah perilaku dengan
psikoterapi dan menerapkan pola hidup sehat.
4.Melakukan konseling secara rutin.
5. Menghindari segala kegiatan yang
meningkatkan risikoterjadinya kelainan seksual.
B. Solusi untuk masalah gejala homoseksual pada
anak
Terjadi pada anak usia mumayyiz, solusinya
dengan dibina dan diterapi secara psikologis, serta pendampingan oleh orang tua
untuk trauma healing yang lebih cepat
C. Solusi untuk masalah Pedofilia
*solusi untuk pelaku
-harus dijerat dengan hukum agar menimbulkan
efek jera
-pengobatan
untuk mengubah perilaku untuk jangka panjang. Pengobatannya berupa tindakan observasi dan antisipasi dari
tindakan kriminal.
*solusi
untuk korban (anak-anak) yaitu dengan pemberian perlindungan agar kejadian
tidak terulang serta pemeriksaan kesehatan reproduksi anak.
Pencegahan Penyimpangan Seksual
Ada beberapa pihak yang berperan penting dalam
upaya pencegahan penyimpangan seksualitas agar jangan sampai kejadian tersebut
terjadi anak-anak yang masih panjang jalannya, diantaranya :
1. Orang tua
a. Dari
segi aqidah
b. Dari segi akhlak
c.
Pendidikan seksualitas
2. Sekolah
•
Memberikan pemahaman pada siswa TK/SD mengenai cara menjaga diri agar tidak
disentuh orang lain, edukasi pada siswa SD tingkat akhir terkait masa balig,
danpemahaman mengenai tanggung jawab dan konsekuensi yang ditanggung apabila melanggar
norma terkait perilaku seksual pada siswa SMP/SMA.
•Memiliki aturan yang tegas terkait perilaku
penyimpangan seksual yang terjadi di sekolah. pencegahan dan penanganan
kekerasan di sekolah. Sebab, menurut data KPAI, banyak guru dan kepala sekolah
yang belum tahu tentang peraturan tersebut.
3. Masyarakat
• Mengawasi dan menegur apabila menemukan
perilaku penyimpangan seksual.
•
Melaporkan perilaku penyimpangan seksualitas kepada pihak yang berwenang.
•
Membuat inovasi terkait pendidikan seksualitas dan kontrol sosial seperti
inovasi untuk mencegah penyimpangan seksual. Contohnya, aplikasi DDS(deteksi
disorientasi seksual) sebagai pendeteksi perilaku penyimpangan seksualmelalui
game berbasis mobilelearning untuk anak usia dini dari salah satu mahasiswaprodiPG
PAUD FIP Universitas Negeri Malang
1. Lembaga
terkait
§ Memberikan penyuluhan terkait
penyimpangan sosial dan bahayanya.
§ Memberikan sosialisasi kepada
masyarakat mengenai apa yang harus dilakukan apabila menemui kasus penyimpangan
seksual.
§ Membantu proses rehabilitasi
korban dan pelaku penyimpangan seksual.
§
Menindak pelaku penyimpangan seksual sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sumber : ebook kelompok 28 IP SIDOMOJO
https://drive.google.com/file/d/1u85qlIgoGHOe9LFmaQhJ8KASVo52XFz-/view?usp=sharing

Komentar
Posting Komentar