ZONA 7 DAY 12. MENJAGA DIRI DARI KEKERASAN SEKSUAL

 




Topik 7. Menjaga Diri dari Kekerasan Seksual

Kelompok 26 : IP Semarang

 

Hari ketujuh live ini ditampilkan oleh Kelompok 26 yaitu Ibu Profesional Semarang. Topiknya yaitu Menjaga diri dari Kekerasan Seksual. Narasumber yang tampil sebanyak 4 orang dan satu host. Kalau ingat materi topik 7 ini saya jadi sedih. Karena dari regional kami juga kebagian topik 7 tetapi kami telat mengumpulkan yah sudah tidak bisa dinilai malika manika. Materi yang disampaikan yaitu :

Apa itu kekerasan seksual :

Perilaku seseorang yang dilakukan secarasepihak kepada orang lain, berupa ancaman, paksaan, yang mengarah kepada hal-hal seksual dan tidak diinginkan, sehingga dapat memunculkan perasaan negatif seperti takut, marah, depresi dan sebagainya.

Faktor Penyebab Kekerasan Seksual

·Kurangnya pendidikan, pengajaran, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan masyarakat

·Kemudahan untuk mengakses konten pornografi

Anak-anak yang menjadi dewasa tanpa kehangatan keluarga lalu menjadikan perilaku seks sebagai pelampiasan emosinya

·Anak selalu diposisikan sebagai sosok lemah atau tidak berdaya dan memiliki ketergantungan yang tinggi dengan orang- orang dewasa di sekitarnya

-Perilaku seksual yang menyimpang seperti Pedophilia, Hiperseksual, Incest dan lain sebagainya

-Pencari nafkah keluarga. Para orang tua yang dengan sengaja menjadikan anaknya sebagai tenaga pencari uang, hingga akhirnya melakukan kegiatan prostitusi

 

Dampak Kejahatan Seksual

-Dampak emosional : stres, depresi, goncangan jiwa, adanya perasaan bersalah dan menyalahkan diri sendiri, rasa takut berhubungan dengan orang lain, bayangan kejadian saat menerima kejahatan seksual, mimpi buruk, ketakutan, kecanduan, keinginan bunuh diri

-Dampak fisik : disfungsi seksual, keluhan somatik, dan kehamilan tidak diinginkan, penurunan nafsu makan, insomnia, sakit kepala, tidak nyaman di sekitar alat kelamin, beresiko tertular penyakit menular seksual, luka di tubuh

-Dampak jangka panjang yaitu memiliki potensi untuk menjadi pelaku kejahatan seksual di kemudian hari

 

Menjaga Diri Dengan Pendidikan Seksual

-Bicarakan seksualitas kepada anak dengan Bahasa sederhana (sesuaikan dengan usianya). Misalnya tentang dari mana adik bayi berasal, mengapa kemaluanku dan adik berbeda

-Kenalkan tentang jenis kelamin laki-laki dan perempuan tekankan bahwa itu berbeda

-Tumbuhkan budaya malu pada anak

-Mengenalkan batas aurat pada anak dan menjelaskan bahwa tubuh mereka berharga dan ada bagian-bagian tubuh mereka yang harus dilindungi dan tidak boleh dilihat orang lain.

-Kenalkan tentang sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh. Ajarkan pada ank bahwa ada sentuhan dari orang lain yang diperbolehkan da nada pula yang tidak. Hal ini bisa dikenalkan lewat cerita, gambar, dan juga lagu

-Ajarkan anak untuk berani menolak, seperti misalnya menolak dicium oleh paman saat berkunjung, cukup menggantinya dengan berjabat tangan demi kenyamanan anak

-Ajarkan anak di mana harus pipis, di mana berganti pakaian, bagaimana cara bergaul dengan teman lawan jenis. Ajarkan juga kepada anak bahwa tubuh mereka berharga

Ajarkan anak untuk membersihkan kemaluan mereka sendiri

-Memisahkan tempat tidur. Ajarkan secara bertahap agar anak-anak berani tidur di kamar sendiri. Selain itu anak perempuan dan laki-laki juga harus tidur dengan kamar terpisah. Anak dengan jenis kelamin yang sama boleh tidur dam satu kamar tapi usahakan berbeda tempat tidur

-Ajarkan anak tentang prinsip meminta izin

-Tumbuhkan rasa percaya anak pada orang tua. Membangun komunikasi yang positif dan baik dengan anak agar orang tua bisa menjadi pendengar yang dipercaya bertanya segala hal seperti tentang rasa ingin tahunya tentang seks. Dan yakinkan anak bahwa orang tua adalah pihak yang bisa melindungi jika terjadi hal buruk pada mereka

-Batasi tontonan dan gadget. Ajarkan pada anak tentang literasi digital, terutama anak-anak remaja yang sudah punya akses lebih banyak dengan gadget dan internet

-Bedakan rahasia dan kejutan (rahasia baik dan rahasia buruk). Rahasia baik misalnya saat kita akan membuat kejutan, rahasia yang akan memberikan kebahagiaan. Rahasia buruk adalah rahasia yang menimbulkan kesedihan, kekhawatiran dan ketakutan. Mengajarkan tentang ini agar anak tidak ragu untuk menceritakan jika menjadi korban kekerasan atau pelecehan seksual

-Membuat rencana keselamatan. Ada baiknya kita membuat daftar ‘rencana keselamatan’ yang jelas dan mudah diikuti. Daftar tersebut berisi tentang, perilaku yang tidak pantas, kemana harus melapor, tindakan pencegahan dan hal-hal lain yang menyangkut keselamatan anak-anak saat mereka jauh dari orang tua.

 

Pendidikan Anak Untuk Mencegah Kekerasan Seksual

-Mengenalkan jenis kelamin laki-laki dan perempuan

-Mengenalkan batasan aurat

-Memisahkan tempat tidur anak

-Mengajarkan adab meminta izin

-Menanamkan jiwa maskulin dan feminim

-Pembentukan karakter dan pengenalan jati diri anak bisa dimulai sejak dini

-Mendidik anak untuk senantiasa menjaga pandangan mata

-Mendidik anak untuk tidak melakukan khalwat dan ikhtilat

-Mengajarkan tentang nilai pernikahan


materi yang telah dibuat oleh regional Samkabar dapat dilihat di link berikut 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF