ZONA 7 DAY 10 : PENTINGNYA AQIL DAN BALIGH SECARA BERSAMAAN
Topik 5 Pentingnya Aqil dan
Baliqh Secara Bersamaan
Kelompok 20 IP Lampung dan IP Lamongan
Live hari kelima ini dengan topik Pentingnya
aqil dan Baligh Secara Bersamaan yang disampaikan oleh kelompok 20 yaitu IP
Lampung dan IP Lamongan. Para narasumber ialah Fitria, Euis karlina, Nahdia,
Eka Yunita, Zuhroh. Para narasumber menyajikan materi dengan sangat menarik
sekali. Materi yang disampaikan juga padat.
Adapun isi pembahasan dari kelompok 20 adalah
sebagai berikut :
Aqil artinya berakal; cerdik; pandai;
(kbbi.web.id).
Aqil adalah kata serapan aqil yang berasal dari
Bahasa Arab.
Tanda-tanda anak yang memasuki fase aqil atau
sudah berakal:
1. Mengenal Tuhannya
2. Bisa membedakan dan mengkomunikasikan hal yang
dia sukai dan tidak dia sukai
3. Menjauhi sesuatu yang dia rasa berbahaya dan
mengancam dirinya
4.
Mampu belajar dari pengalaman
5. Mendengarkan perkataan dan mengikuti apa yang
paling baik diantaranya
6 Apabila melihat kebaikan, ia pun mengikutinya.
Baligh didefinisikan sebagai seseorang yang
sudah mencapai usia tertentu dan dianggap dewasa.
Pentingnya Aqil dan Baligh bersamaan
1. Agar setiap diri siap memikul beban kehidupan
seutuhnya, seperti definisi mukalaf itu sendiri
2.
Untuk mempersiapkan diri untuk mampu mengemban
amanah khalifah (Qs. Al Baqarah: 30), menjalankan visi hidup spesifik di bumi.
Dibutuhkan keselarasan, kematangan fisik, akal mental spiritual
3.
Agar tiap diri memahami hak dan kewajiban
sebagai hamba Allah, sebagai anggota keluarga dan masyarakat
4. Manusia yang telah Aqil-Baligh adalah manusia
yang telah sanggup bertanggung jawab atas diri sendiri, memecahkan masalah,
mengambil keputusan, mengelola risiko, menjalankan fungsi sosial,
5. Sudah siap memikul tanggung jawab berkeluarga. Baik dari tinjauan fisik (kesiapan
reproduksi), maupun tinjauan tanggung jawab moral seperti menjadi orang tua,
mencari nafkah, dll
Peran Orang Tua dalam Mempersiapkan Aqil Baligh
Aqil Baliqh yang seimbang adalah suatu keadaan
dimana seseorang manusia telah mencapai kedewasaan secara biologis, terutama
kemampuan sosial-produktif dan kedewasaan secara psikologis, emosional,
rasional, sosial dan finansial.
Seseorang yang mampu mencapai aqil baligh
dengan seimbang ialah manusia yang sanggup bertanggung jawab atas dirinya sendiri,
memecahkan masalah, mengambil keputusan, mengelola resiko, menjalankan fungsi
sosial bahkan sudah siap memikul tanggung jawab bekeluarga.
Peran orangtua dalam mendidik anak aqil baligh
yang seimbang antara lain:
1. 1. Orang tua harus menyadari pendidikan harus dikembalikan
ke rumah. Rumah adalah tempat mendidik, sedangkan sekolah adalah tempat
mengajar. Rumah adalah institusi pertama dan utama dalam pendidikan anak-anak
kita, sedangkan sekolah adalah institusi yang membantu kita dalam mendidik
anakanak kita, khususnya pengetahuan dan keterampilan
2. 2. Didiklah anak-anak kita di kehidupan nyata.
Karena kehidupan nyata adalah hanya kehidupan yang akan mendewasakannya, yang
menguatkannya, yang membuatnya tangguh, yang membuatnya mandiri, yang
membuatnya berdaya juang, yang membuatnya mampu berpikir, memecahkan masalah,
dan mengambil keputusan.
3. 3.Pendidikan yang berani dan tega, tegas
konsisten tak dihanyutkan oleh rasa kasihan yang berlebihan, dalam rangka
menegakkan prinsip-prinsip pendidikan menuju kemandirian dan kedewasaan.Tega
tak sama dengan kejam. Tega justru berangkat dari kasih sayang.
4. 4.Didiklah anak-anak kita sejak berusia 7 tahun untuk bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri . Tegakkan prinsip "tangan mencencang bahu memikul". saat dia berusia 7 sampai 10 tahun, didik dia untuk bertanggung jawab secara pribadi. Pada saat dia berusia 10 sampai 12 tahun, didik dia untuk bertanggung jawab secara sosial.
5. Ajari anak-anak kita menalar, berpikir, memecahkan masalah, mengambil keputusan dan memikul resiko atas keputusan yang ia buat.
6. 6. Ajari anak-anak kita berorganisasi. Karena
dalam organisasi terdapat banyak hal yang mereka butuhkan untuk hidup. Dalam
organisasi ada kepemimpinan, ada manajemen, ada kerjasama, ada komunikasi ada
pengelolaan konflik dan seterusnya.
7. 7. Didik anak kita, khususnya laki-laki, untuk
belajar mencari nafkah ketika usianya sudah cukup dewasa. Mencari nafkah adalah
upaya yang sangat efektif untuk mematangkan dan mendewasakan anak-anak kita.
Seberapa pun kayanya kita, seberapapun mapannya kita, tetap didik anak-anak
kita mampu memenuhi kebutuhan ekonominya sendiri.
8. 8. Kembalikan peran ayah dalam pendidikan
anak-anaknya. Anak yang terlalu cepat baligh itu memang kesalahan dari Bunda
yang overnutrisi terhadap anak-anaknya. Namun aqil yang terlambat itu
disebabkan oleh tak hadirnya ayah dalam pendidikan anak. Padahal dalam Islam
penanggung jawab utama pendidikan adalah sang ayah, sedangkan Bunda adalah
pelaksana Pendidikan. Jadi peran orang tua sangatlah penting dalam mendampingi
aqil baligh anak-anak mereka, sehingga anak-anak tumbuh dengan cahaya
fitrahnya.
Sumber : Ebook dari kelompok 20 (IP Lamongan
dan IP Lampung)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dari pembahasan kelompok 20 tersebut ada
beberapa hal yang telah kami persiapkan dalam menghadapi masa balighnya anak
pertama kami. Kelas 5 ini kekebtulan juga kyoshi telah belajar fiqih tentang mimpi
basah dan cara mandi wajibnya. Maka kami
beritahukan bahwa nanti kyo akan mengalami masa baligh. Masa baligh dimulai dengan
perubahan- perubahan secara fisik, misalnya suara akan berubah, lalu akan
tumbuhnya rambut di sekitar kemaluan, dan terakhir akan mengalami mimpi basah.
Karena yang mengalami mimpi basah ialah ayah. Maka
lalu ayah mengajak kyo berbincang-bincang mengenai mimpi basah ini.
Dijelaskan ayah, bila telah mimpi basah maka
sudah baligh dan kyo harus lebih bertanggung jawab dalam semua aspek. Ibadah maupun
kewajiban-kewajiban sebagai seorang siswa dan seorang anak lainnya. yang paling
penting ialah, bila telah mengalami mimpi basah. Harus cerita ke ayah atau
bunda, jadi selanjutnya ayah dan bunda tahu dan bisa mengarahkan aa kyo.
Membayangkannya saja saya deg-degan. Karena dari
secara fisiknya aa kyo ini sepertinya sebentar lagi akan mengalami baligh. Suaranya
mulai berubah dan kyo cerita kepada saya sudah mulai tumbuh rambut-rambut halus
disekitar kelaminnya. Sejak pandemi ini. Badannya melesat tinggi, begitupun
dengan berat badannya. Yang tadinya sebelum pandemi hanya 50 kg, sekarang sudah
diangka 71 kg. sedangkan tingginya setahun belakangan ini juga melesat. Untuk anak
kelas 5 sekolah dasar. Tingginya 166 cm lumayan tinggi ya. Kadang ia disangka
anak sekolah menengah atas.
Semoga nanti dimasa baligh mu ayah dan bunda
bisa membersamaimu aa kyoshi. Semoga balighmu nanti seimbang pula dengan
aqilmu.

Komentar
Posting Komentar