Percaya Pada Jimat ?

  




  Percaya Pada Jimat?


     Seorang ibu hamil biasanya dan menyusui biasanya rentan dengan tahayul dan jimat. Biasanya para orang tua khususnya ibu atau mertua si ibu hamil akan memperkenalkan dan menyuruh si ibu hamil untuk memakai barang-barang yang katanya bisa melindungi si ibu hamil dan calon anaknya. 


      Barang-barang yang dipakai dan di selipkan di pakaian dalam bagian atas itu biasanya gunting kecil, peniti atau paku lalu ditambah dengan dua tanaman khas yang katanya sangat akrab dengan ibu hamil. Tanaman apakah itu?

1. Bangle atau bonglai adalah salah satu tanaman rempah-rempah anggota suku temu-temuan. Rimpangnya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dan bahan pengobatan. Tumbuhan ini dikenal diberbagai tempat dengan nama yang bervariasi: mungle, bungle, kunik bolai, banglee'iy, panglai, pandhiyâng, bale, panini, unin makei. Wikipedia

2. Jeringau berasal dari keluarga tanaman Acoraceae dan memiliki nama ilmiah yaitu Acorus calamus L.

Tanaman ini memiliki berbagai sebutan seperti dalam bahasa Inggris dikenal dengan sweet flag, sweet root, atau calamus; di India dikenal dengan sebutan vacha atau bajai; dan berbagai sebutan lain.

Padahal aslinya dua tanaman ini adalah tanaman herbal. Entah mengapa menjadi alat untuk melindungi ibu hamil dan calon bayinya. 


     Bukan sekali saja saya di suruh mama atau mertua untuk memakai peniti dan rangkaian dua tanaman tersebut tapi versi keringnya. Dengan sabar saya menjelaskan bahwa saya percaya hanya Allah SWT yang melindungi saya dan calon anak saya. Walau pun dipaksa, saya tidak memakainya sama sekali. 


  Pernah mama memberitahukan saya, kalau memakai jeringa bangle tidak akan diganggu jin dan kadang bercerita tentang hal-hal menakutkan lainnya. Lagi-lagi saya menolak dengan sopan kepada mama maupun mertua. 


      Setelah melahirkan, ada lagi yang dipesankan mama. Tali pusar yang sudah puput nanti dibungkus dengan kain dan membentuk sebuah gelang. Nantinya dipakaikan kepada anak saya supaya tidak rewel dan tidak diganggu oleh jin. Lagi-lagi saya menolak dengan perlahan dan saya sampaikan kepada mama bahwa ada Allah SWT yang akan menjaga saya dan bayi saya. 


         Bila saya percaya kalau barang-barang tersebut bisa melindungi saya dan bayi hal itu dinamakan syirik, dan sirik termasuk dosa besar. Naudzubillah min dzalik.  

" Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. " (QS. An-Nisa: 48).

   

        اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ


Allahumma inni a'u dzubika an usyrika bika wa ana a'lam wa astaghfiruka lima laa a'lam" (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang aku sadari. Dan, aku memohon ampun kepada-Mu atas dosa-dosa yang tidak aku ketahui).


Sumber : 

wikipedia

https://muslim.or.id/page/7?s=syirik 


#KLIP

#maret2021

#setoranharike1

#bundahanamenulis


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF