Naik Turunnya Mood Ibu Hamil
Hari ini seperti biasa selain mengerjakan pekerjaan domesti seperti mencuci piring dan membersihkan rumah. Saya menemani ketiga orang anak yang sedang mengikuti pembelajaran daring dari sekolahnya. Ketiga anak saya hari ini lumayan memiliki tugas yang membuat saya juga sebagai guru di rumah merasa lelah.
Anak yang pertama, Kyoshi hari ini jadwal pelajarannya ialah mengaji lewat penggilan video, lalu ada matematika dan fiqih. Anak kedua saya yaitu Iyaz hari ini pelajarannya ialah Bahasa Inggris, Tematik dan Bahasan Mandarin. Sedangkan Hana anak ketiga saya hari ini pembelajarannya ialah lewat panggilan video dari Pukul 09.00 WITA sampai dengan 10.00 WITA. Hana harus benar-benar didampingi karena kegiatannya hari ini ialah menulis huruf abjad dan hijaiyah lalu ada juga melipat dan menempel. Sedapat mungkin saya harus menyelesaikan pekerjaan domestik saya sebelum hana memulai pembelajaran daringnya.
Sebetulnya saya dan anak-anak juga sudah terbiasa dan beradaptasi dengan pembelajaran daring ini sejak pandemi di bulan maret tahun lalu. Tapi entah mengapa hari ini saya rasanya sedih, lelah, capek dan kesal juga. Ketika menemani hana saya masih biasa saja, belum ada rasa kesal atau sensitif. Pembelajaran pun dilalui hana dengan bahagia. Setelah selesai menemani hana, saya pun menemani anak kedua dengan pelajaran Bahasa Inggris. Sebetulnya Iyaz bisa mengerjakan sendiri tugas-tugasnya. Akan tetapi Iyaz butuh bantuan saya untuk meng-upload file yang ada di G-form tugasnya. Seperti biasa, hasil pekerjaan iyaz dari buku harus di foto lalu di upload ke link nya. Lalu ada kegiatan kedua yaitu harus merekam suara iyaz yang sedang membaca teks paragraf yang ada di buku Bahasa Inggris. Otomatis iyaz pun membutuhkan bantuan saya.
Ternyata meng-upload rekaman suara ini memerlukan waktu yang diluar dugaan saya ternyata cukup lama. Setelah beberapa kali mencoba, tetap gagal dan tidak bisa masuk didalam link nya. Ternyata harus di simpan di drive komputernya. Saya mulai kesal, entah karena lapar juga atau lelah harus bolak balik dari satu anak ke anak yang lainnya. Sampai disana saya masih bisa tenang.
Tiba anak pertama. Kyoshi kebetulan bisa mengerjakan tugas matematika dan lancar saja dia bisa submit sendiri. Ketika masuk pelajaran selanjutnya yang paling saya malas sebetulnya, ialah merekam video untuk tugas anak. Tapi mau tidak mau tetap dikerjakan. Setelah melatih apa yang harus direkam, Kyoshi dengan lancar saja bisa melafalkan tugas yang diperintahkan. Selanjutnya saya sadar. Waktu menunjukkan hampir Pukul 12.00 WITA dan saya belum masak nasi. Untung saja saya memang berlangganan katering supaya saya tidak kecapean dan emosi saya stabil. Intinya saya lebih suka menemani anak-anak saya belajar di rumah daripada berlelah-lelah di dapur. Padahal saya sebelumnya termasuk seorang ibu yang suka sekali memasak. Sebetulnya saya juga bukan tidak suka memasak, hanya saja keadaan fisik saya yang sekaran ini memasuki tujuh bulan kehamilan membuat saya mudah lelah dan sakit pinggang.
Entah mengapa, menjelang azan dzhuhur tadi, saya tiba-tiba menangis. Perasaan lelah, bosan, dan fisik yang kadang sakit membuat saya mengeluarkan air mata. Memang sedang ingin mengeluarkan emosi, daripada saya marah-marah tidak jelas kepada anak-anak, saya pun memilih menangis di kamar. Anak-anak tidak tahu saya menangis karena saya mengunci kamar sendiri. Saya menangis sejadi-jadinya lalu saya pun menepuk bahu saya sendiri. I'm Okay, never mind. Tidak apa-apa sekali-sekali menangis. Setelah menangis, saya pun lega dan lebih plong. Lalu melanjutkan kegiatan makan siang dan menemani anak-anak makan siang bersama. Saya pun lanjut izin dengan anak-anak karena saya ada kegiatan online dengan teman-teman saya.
Pukul 13.00 WITA saya temu online dengan teman-teman dikomunitas dan dengan Mak Hima yaitu belajar menjadi operator zoom. Alhamdulillah mendapat ilmu baru tentang menjadi operator. Terima kasih Mba Laila yang sudah meluangkan waktunya bersama kami untuk belajar menjadi operator. Kegiatan berlangsung selama hampir 2 jam tidak terasa kami jalani. Mood saya pun kembali stabil.
Menjelang pukul 15.00 WITA anak-anak mulai mengantuk dan saya pun menemani Hana dan Iyaz tidur sedangkan Kyoshi pun tidur di kamarnya. Ketika anak-anak tidur, saya ingat bahwa di Grup Facebook sedang ada live kakawi yang sedang miembicarakan tentang tantangan yang akan mulai kami lakukan besok. Tantangan disini maksudnya ialah kegiatan yang dilakukan selama 15 hari dalam rangka mengikuti perkuliahan Bunda Sayang Ibu Profesional.
Sekian cerita hari ini, inilah mood swing nya seorang Ibu yang sedang hamil tujuh bulan. Semoga saya tetap waras menemani anak-anak selama pembelajaran daring ini. Semoga anak-anak sehat-sehat dan kami semua sehat. Semoga pandemi ini lekas berlalu.
#KLIP
#bulanfebruari
#setoranharike3
#bundahanamenulis
#menulismenasehatidirisendiri
#menulisuntukmelapangkanhati


Komentar
Posting Komentar