HOBI YANG MENGHASILKAN
Hobi
yang Menghasilkan
Tiap orang memiliki hobi atau
kesukaan. Termasuk saya sendiri memiliki bermacam-macam hobi. Dari hobi kadang
bisa menghasilkan uang, karena saya sendiri pernah mengalami, Hobi saya waktu
kecil ialah mewarnai dan menggambar. Dari hobi mewarnai dan menggambar itu saya
pernah mendapatkan uang Rp 50.000,- dan hadiah jilbab karena saya pernah
mengirimkan karya saya di sebuah majalah anak-anak.
Hobi saya yang lain diwaktu kecil
ialah membantu mama menjualkan daganganny. Ada keripik singkong, kacang goreng,
nasi uduk, nasi kuning. Semuanya itu saya lakukan demi mendapatkan uang jajan
tambahan dari mama.
Pernah juga saya mengikuti Musabaqah
Tilawatil Quran cabang Khattil alias menulis indah di tingkat kelurahan sampai
kotamadya. Dari setiap perlombaan itu juga saya mendapatkan uang dan seragam. Selain
itu mendapatkan nasi bungkus lalu makan bersama-sama peserta lainnya. Saya tidak
menyangka, hobi saya yang suka menggambar kaligrafi bisa menghasilkan uang. Sayangnya
saya dulunya mudah bosan. Jadi terkadang saya selalu penasaran ingin mencoba
hobi-hobi lainnya.
Ketika saya duduk di kelas empat sampai
kelas enam sekolah dasar, saya mengikuti sanggar tari. Karena sanggar tari itu
adalah sanggar tari satu-satunya di kampung saya. Maka setiap ada kegiatan
kemerdekaan atau kegiatan di kampung, saya dan teman-teman selalu diundang
untuk mengisi acara dengan tarian yang telah kami pelajari. Tariang yang sempat
saya pelajari ialah tari kipas, tari payung, tari badinding, tari tanggai dan
lain-lain. Biasanya setelah manggung pun kami diberi upah uang. Ya lumayan lah
untuk anak sekolah dasar.
Menginjak bangku sekolah menengah
atas. Hobi saya yang dahulunya menggambar dan menari perlahan hilang. Saya mencoba
kegiatan ekstra kurikuler yang ada di sekolah salah satunya ialah teater. Saya dan
teman-teman beberapa kali mengikuti kegiatan di luar sekolah bahkan diundnag di
kampus-kampus di sekitar kota Palembang. Tapi kali ini karena kegiatannya tidak
dibayar, hanya diberi nasi bungkus. Haha.. kalau ingat masa-masa SMA itu indah
sekali.
Lalu memasuki kehidupan kampus, hobi
saya bertambah lagi. Saya suka ikut bernasyid bersama teman-teman perempuan
lainnya dan mengikuti bermacam-macam organisasi. Dari organisasi sebetulnya
bukan materi yang saya dapatkan. Yang saya dapatkan ialah pengalaman
berorganisasi dan bertambahnya teman-teman saya.
Selama menjadi mahasiswi, ada
bebrapa organisasi yang saya ikuti. Saya pernah menjadi pengurus mushola di
jurusan tempat saya belajar, pernah menjadi pengurus HMJ alias Himpunan
Mahasiswa Jurusan. Awalnya saya hanya menjadi anggota HMJ, akan tetapi entah
karena tidak ada calon lagi tau memang saya berkualifikasi. Akhirnya saya
diangkat menjadi Ketum HMJ yang bernama Himaseperta (Himpunan Mahasiswa Sosial
Ekonomi Pertanian) Universitas Sriwijaya.
Menjadi Ketua HMJ tentu saja saya membuat
saya bergaul dan mengenal Ketua HMJ lain yang berada di Universitas
Negeri lainnya di Indonesia. Kebetulan juga HMJ yang saya ikuti ini memiliki
Organisasi pusatnya lagi untuk mahasiswa sosial ekonomi pertanian. Akhirnya saya
bergabung dengan POPMASEPI (Perhimpunan Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi
Pertanian).
Setiap tahun selalu ada kegiatan
yang diadakan oleh POPMASEPI. Biasanya diadakan pemilihan ketua umum dan
pengurus-pengurus lainnya. Saya tidak sempat menjadi pengurus inti di
POPMASEPI. Saya hanya pernah ikut meramaikan kegiatan saja. Akan tetapi banyak
yang saya peroleh yaitu bertambah wawasan dan bertambah teman. Termasuk saya kenal
dengan suami ketika kami sama-sama di POPMASEPI. Sekarang kami telah menjadi
alumni POPMASEPI dan masih bersilaturahmi dengan alumni-alumni lainnya. Seru
bukan? Memiliki hobi bukan hanya menghasilkan uang, pengalaman ataupun
pertemanan akan tetapi bisa menjadi salah satu jalan menemukan jodoh.
Komentar
Posting Komentar