Destinasi wisata Gorontalo
Pulau cinta seindah namamu
Pada pertengahan tahun 2016 dibangunlah kawasan wisata yang sampai sekarang menjadi
Sangat terkenal di Gorontalo. Namanya adalah Pulau Cinta. Pulau Cinta sebetulnya tidak tepat berada di kota Gorontalo. Tempat itu berada di suatu kabupaten Boalemo yang letaknya sekitar dua jam dari kota Gorontalo. Lalu butuh waktu 25 menit dari pantai ke tengah pantai menuju Pulau Cinta.
Saat itu Saya bersama teman-teman berkesempatan untuk berwisata ke Pulau Cinta. Kami membawa keluarga masing-masing dan berencana hanya meghabiskan waktu dari pagi hingga sore saja di Pulau Cinta. Kami hanya menginap di penginapan yang murah meriah dibanding menginap di Pulau cinta yamg fantastis harganya.
Kami menyeberang ke Pulau Cinta menggunakan speed boat yang di dalam ya terdapat fasilitas televisi dan karaoke. Selama di speed boat yang lumayan besar itu, anak-anak untungnya tidak mabuk laut. Mereka bolak balik ke arah belakang speed boat untuk melihat pemandangan di laut. Begitupun dengan ibu-ibu sangat heboh dan tentunya berswafoto di dalam kapal.
Setelah sekitar 25 menit Kami pun tiba di Pulau Cinta. Di Pulau tersebut terdapat satu-satunya cottage. Cottage tersebut terbuat dari kayu beratapkan sirap dan jerami ini, akan membuat Kita merasa seperti tinggal dipedesaan laut yang sangat alami. Disana terdapat 3 varian cottage, diantaranya: cottage jenis pertama dengan luas 92 m 2 yang terdiri dari 1 kamar tidur, tipe kedua dengan luas 156m 2 terdiri dari 2 kamar tidur, dan cottage tipe ketiga dengan luas 212m 2terdiri dari 3 kamar tidur. Setiap jenis cottage juga sudah dilengkapi dengan teras dan ruang keluarga. Kami sempat masuk ke dalam salah satu cottage itu hanya untuk menumpang sholat dan ke toilet.
Untuk menikmati semua cottage perlu merogoh uang sekitar Rp3.500.000 sampai Rp5.000.000/malam sudah termasuk biaya transportasi dan makan 3 kali sehari. Lumayan kan harganya? Akan tetapi membayangkan tidur di tengah lautan seperti itu Saya takut. Makanya Kami tidak menyewa cottagenya, haha padahal alasan saja karena uang Kami yang terbatas.
Anak-anak bahkan Para Bapak sangat menikmati hamparan pasir yang berwarna putih dan air laut yang berwarna biru. Sungguh pemandangan yang menyejukkan mata. Pulau Cinta juga disebut sebagai Maldives nya Indonesia.
Setelah siang hari Kami pun beristirahat di pondokan dan makan bersama-sama. Sebuah kebersamaan yang sangat Saya rindukan dimasa-masa sekarang ini. Masa dimana tidak ada jarak antara satu dengan lainnya, masa dimana tiap orang bebas untuk makan satu piring bersama dan masa dimana bebas untuk berenang dan berkerumun dengan banyak orang.
Setelah makan siang, Anak-anak pun lanjut lagi bermain air dan pasir. Akhirnya sore pun datang. Sebelum magrib Kami harus meninggalkan Pulau itu karena bisa saja nanti kami ditambahi uang tiket masuk oleh pihak pengelola. Oya sebagai informasi apabila hanya berkunjung dan tidak menginap dikenakan tiket masuk 100rb per orang dewasa.
Demikianlah pengalaman mengunjungi Pulau Cinta, semoga bisa menambah salah satu destinasi wisata yang kalian tuju nantinya.




Komentar
Posting Komentar