DAY 6 ZONA 6 PRAKTEK STIMULASI KECERDASAN MATEMATIKA DAN FINANSIAL
ZONA 6
PRAKTEK STIMULASI KECERDASAN MATEMATIKA
DAN
FINANSIAL
HARI KEENAM
Dalam keseharian, pengetahuan matematika
berguna bagi semua orang dari anak-anak hingga orang dewasa. Mengenalkan
matematika sejak usia dini kepada anak membantu anak memiliki life skills
(kecakapan hidup) di masa depan. Hampir semua aspek kehidupan manusia
berhubungan dengan matematika. Ketika ingin memasak nasi, kita harus mengukur
seberapa banyak air yang diperlukan untuk membuat nasi matang dengan sempurna.
Ketika berbelanja, kita harus paham nilai uang dan mampu menghitungnya.
Kompetensi inti yang berkembang pada anak melalui kegiatan main matematika
adalah:
• Anak
mampu memecahkan masalah, menalar, membuktikan, menghubungkan, menentukan alat
dan strategi pemecahan masalah
• Mengomunikasikan pemikirannya dengan
menggunakan benda-benda konkret dalam mengenal lambang bilangan.
• Anak
juga mampu melakukan pengukuran dan membandingkan objek dan ruang,
membandingkan bentuk dua dan tiga dimensi, menjelaskan letak (lokasi) dan
pergerakan benda.
• Anak mampu memahami dan membuat pola, serta memperkirakan kelanjutan pola tersebut dan mengeksplorasi tentang ‘kemungkinan’ dalam kehidupan sehari-hari berdasar informasi atau data.
Sumber : Bermain Matematika Yang
Menyenangkan Dengan Anak Di Rumah. DIREKTORAT PAUD KEMDIKBUD 2020.
Dari penjelasan diatas maka dirasa perlu bagi
saya untuk mengulang-ulang kembali konsep pengukuran yaitu menimbang berat dari
tiap benda lalu membandingkan berat antara benda yang satu dengan yang lain. Tantangan
hari keenam ini saya mencoba mengulang kembali mengenai konsep mengukur berat
benda, agar setelah itu hana dapat membandingkan antara berat benda satu dan
lainnya.
Kegiatan ini dimulai dengan menimbang animal
figurine berbentuk monyet, lalu mencari tahu antara berat monyet yang satu
dengan yang lain. Lalu juga membandingkan berat monyet dengan angka yang diacak
secara bergantian. Kegiatan menimbang mainan ini seru dilakukan dan hana betah
berlama-lama duduk dikursinya. Lalu hana juga mengkombinasikan berat monyet
ditambah dengan angka.
Selanjutnya ialah menimbang berat badan
anak-anak yang ada di rumah. Kebetulan sedang ada teman hana yang bermain di
rumah, jadi akhirnya sekalian ditimbang.
Peralatan yang diperlukan ialah timbangan
badan, lalu kertas dan pensil untuk mencatat. Hana mendapat giliran pertaman,
setelah ditimbang dapatlah berat hana 18,8 kg. lalu lanjut dengan neng cantuka
yang beratnya 14 kg yang ketiga ialah giliran kakak iyaz, alhamdulillah
beratnya naik juga, di umur hampir 9 tahun ini berat badannya 20 kg,
alhamdulillah. Memang banyak-banyak bersyukur bunda kalau kakak iyaz naik berat
badannya. Karena kakak iyaz ini selain makannya dikit, juga ia tipikal yang
susah naik berat badannya. Lanjut anak pertama yaitu kyoshi. Kyo dong terakhir
menimbang sebulan yang lalu, berat badannya di angka 72 kg. sekarang ternyata
berat badannya 74 kg. wah bunda kaget dong. Aa harus diet dulu jangan
kebanyakan makan. Memang hobinya aa ini membantu adik-adiknya menghabiskan makanan
bila adik-adik tidak habis dalam memakan sesuatu.
Akhirnya selesai juga kegiatan hari ini, semoga
besok bila lancar kegiatan sesuai dengan lesson plan. Selalu semangat.
#harike6
#tantangan15hari
#zona6stimulasimatematikafinansial
#pantaibentangpetualang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
#KLIP
#setoranbulanfebruari
#setoranharike9
#bundahanamenulis






Komentar
Posting Komentar