DAY 1 ZONA 6 PRAKTEK STIMULASI KECERDASAN MATEMATIKA DAN FINANSIAL
ZONA
6 PRAKTEK STIMULASI KECERDASAN MATEMATIKA
DAN
FINANSIAL
HARI
PERTAMA
AGAR
ANAK BALITA PANDAI MATEMATIKA
* Kategorisasi/penggelompokan benda.
Agar anak
pandai matematika, minta ia untuk
memilah-milah/mengelompokkan/mengategorisasikan segala sesuatu berdasarkan
warna, bentuk, ukuran, dan lainnya. Contoh, minta anak mengelompokkan
pensil-pensil warna/sedotan warna-warni, sesuai warnanya, seperti merah, hijau,
kuning, dan seterusnya. Atau, minta anak membereskan mobil-mobilan mainannya
dari yang ukuran kecil hingga besar.
* Mencocokkan/menghubungkan.
Secara nalar dan
logika anak dapat menghubungkan atau mencocokkan suatu sebab-akibat, suatu
keadaan dan kondisi tertentu atau mengasosiasikan sesuatu. Ibu/ayah bisa
melakukannya dengan menggunakan buku aktivitas. Anak diminta menghubungkan atau
memasangkan jumlah buah dengan bentuk angkanya, atau gambar dengan bentuk
bayangannya, dan lainnya.
* Komparasi/perbandingan.
Anak bisa membanding¬kan sesuatu dari banyak hal, apakah itu warna, pola-pola tertentu, bentuk, ukuran, dan lainnya. Contoh, orangtua me¬letakkan beberapa gelas berisi air dan minta anak menyebutkan mana yang lebih banyak dan lebih sedikit airnya.
* Pemahaman bentuk geometri.
Anak prasekolah
dapat mengenali, mengelompokkan, dan menyebutkan nama-nama bentuk bangun, baik
bangun datar maupun bangun ruang yang bermacam-macam ukuran dan bentuknya,
seperti bulat, persegi panjang, segitiga, dan sebagainya. Ajak ia menggambar
dan menirukan bentuk-bentuk itu atau menghitung jumlah bentuk segitiga
pada sebuah gambar rumah yang sederhana, atau jumlah roda pada sebuah alat
transportasi, dan sebagainya.
* Pemahaman bilangan (number
bond).
- Mengurutkan
bilangan (membilang).
Anak 4 tahun
dapat membilang atau mengurutkan angka secara bertahap, sampai 5 atau 10, dan
seterusnya. Contoh, orangtua menyebutkan angka 1, 2, 3, 4, 5, kemudian tanyakan
pada anak angka berapa berikutnya dan minta ia melanjutkan hitungannya.
- Mencocokkan angka dengan jumlah benda
Pada proses
belajar membilang, setiap anak diberitahu tulisan dari angka (1,2,3,dst)
sebaiknya disertai dengan jumlah bendanya atau gambar. Misalnya “ini ada 2
apel, dek”, lalu disampingnya diletakkan angka 2. Hal ini dilakukan agar anak
paham konsep jumlah.
- Penghitungan
sederhana.
Anak bisa
dikenalkan pada penghitungan sederhana berupa penjumlahan dan pengurangan.
Caranya antara lain, lewat nyanyian, seperti, “Satu ditambah satu sama dengan
dua. Dua ditambah dua….” atau lagu-lagu lain yang orangtua dapat ciptakan
sendiri. Bisa juga dengan mengajak anak bermain “tam¬bah kurang”. Contoh, “Ibu
punya dua buah jeruk (sambil jeruknya diletakkan di hadapan anak), lalu Adek
memberi Ibu satu buah jeruk lagi. Jadi berapa ya jeruk yang Ibu punya?” Itu
mengenai konsep penjumlahan. Begitupun dengan pengurangan. Contoh, “Di meja
makan ini ada 5 kue. Adek ambil satu untuk dimakan, tinggal berapa ya kue di
meja sekarang?”
Sumber : https://nakita.grid.id/read/026748/stimulasi-agar-anak-pandai-matematika?page=all
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk menghadapi tantangan
zona 6 ini saya sudah dari jauh-jauh hari memberitahukan kepada hana. Saya pun
sudah mempersiapkan lesson plan sehubungan dengan tantangan ini. Tahun ini
hana berusia 6 tahun dan sudah siap-siap memasuki bangku sekolah dasar. Walau
pun dia sudah mengenal angka-angka dan berhitung sederhana. Tidak salahnya
untuk kegiatan awal ini saya melatihkan kembali menghitung benda sesuai angka.
Menginjak tantangan zona 6 ini
terasa semakin berat bagi saya. Hal ini dikarenakan perut yang semakin bsara
dan sedang mengalami nyeri pinggang dan punggung. Padahal pada hamil sebelumnya
saya ga merasakan nyeri yang seperti ini. Mungkin bawaan umur juga yang sudah
mendekati angka 40.
Kembali ke cerita tantangan, Rencana
tantangan pada hari ini ialah mengingatkan kembali angka 1 – 10 baik secara
abstrak maupun konkret. Lalu mengenalkan angka yang terdapat dalam uang kertas.
Kegiatan pertama ialah mencocokkan angka dengan jumlah lingkaran-lingkaran yang
ada. Setelah tepat semua dilanjutkan dengan menyebutkan angka-angka pada uang
mainan.
Saya baru menyadari setelah
menunjukkan uang mainan tersebut, hana tahu semua angka yang ada. Bunda jadi
takjub. Yang lebih takjub lagi ketika hana mengusulkan membuat celengan
sederhana. Ia ingin meminta uang ke bunda supaya nanti uang yang telah
dikumpulkan selama 15 hari bisa disedekahkan. Hana tadi memilih uang Rp
20.000,- untuk dimasukkan ke celengan. Walau Cuma uang mainan, nanti diakhir
waktunya bunda akan mengganti dengan uang sebenarnya.
Ternyata saya tahu belakangan
bahwa hana kenal dengan angka-angka yang ada pada uang mainan karena pernah
sebelumnya bermain jual-jualan dengan kakak iyaz. Anak kecil memang kuat sekali
ingatannya ya. Padahal hanya bermain sederhana, tapi bisa menjadi pengetahuan
yang berguna.
Bunda menanyakan kepada hana,
mengapa ia memilih uangnya untuk disedekahkan bukannya untuk membeli mainan?.
Hana berkata mainannya sudah terlalu banyak, ia hanya ingin menyedekahkan uang
hasil yang ia simpan tiap hari ke masjid terdekat. Masyaallah nak, bunda
terharu. Semoga hana istiqomah bersedekah dan berbuat baik kepada sesama.
Rencana kegiatan hari ini
alhamdulillah berjalan lancar. Hana sangat senang dan bersemangat. Kegiatan
yang saya rencanakan alahamdulillah berjalan sesuai dengan rencana. Alat dan
bahan yang saya persiapkan juga dipakai semua oleh hana dan terakhir yaitu
celengan sedekahnya sudah siap dan sudah diisi dengan uang yang jumlahnya dipilih
oleh hana.
Tetap semangat hana. Perjalanan
zona 6 kita masih Panjang. Semoga nyeri pinggang bunda ini berkurang nantinya
setelah latihan pergerakan yang diajarkan oleh teman di kelas bunda sayang
yaitu mba Tuti.
#harike1
#tantangan15hari
#zona6stimulasimatematikafinansial
#pantaibentangpetualang
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
#KLIP
#setoranbulanfebruari
#setoranharikeempat
#bundahanamenulis





Komentar
Posting Komentar