day 5 zona 5 Praktek Stimulasi Literasi Baca Tulis dan Literasi Digital
Hari kelima
Zona 5 Praktek Stimulasi Literasi Baca
Tulis dan Literasi Digital
“ READ ALOUD “ MEMBUAT AKTIVITAS MEMBACA JADI SERU
Read aloud atau membaca lantang
adalah suatu kegiatan membacakan buku atau bahan bacaan lain dengan lantang
oleh pembaca kepada pendengar. Hal ini biasanya dilakukan oleh guru atau orang
dewasa kepada anak-anak. Membaca lantang diyakini dapat menanamkan minat baca
pada anak.
Namun sayangnya, tidak
semua guru dan orangtua tidak rutin membacakan buku untuk anak-anak. Mereka
menganggap kegiatan itu akan membuat anak-anak bosan. Padahal jika tahu
strateginya, kegiatan ini tentu akan lebih menarik. Nah, berikut adalah
beberapa tips sederhana untuk membuat kegiatan membaca lantang lebih
menyenangkan.
Sebelum read aloud, kita harus
memilih buku. Pastikan buku yang kita pilih sesuai anak-anak yang akan
mendengarkan ceritanya. Tentu akan lebih menyenangkan jika kita sendiri
menyukai buku yang akan kita bacaan untuk anak-anak. Oleh karena itu, kita
sebaiknya membaca buku itu terlebih dahulu. Bagi yang belum pernah membaca
lantang untuk anak-anak, bisa juga latihan untuk membacakan dengan intonasi,
ekspresi dan penekanan yang sesuai agar tidak berlebihan atau membuat anak-anak
cepat bosan.
Saat membaca, kita harus
mulai dari judul buku, pengarang, dan illustrator. Jika membacakan buku
bergambar, pastikan semua anak bisa melihat gambarnya. Lalu, bacakan dengan
buku dengan intonasi, ekspresi dan penekanan yang tepat. Di sela-sela membaca,
kita berikan pertanyaan-pertanyaan singkat seputar bacaan. Apabila belum
terbiasa bertanya, kita bisa siapkan pertanyaan-pertanyaannya terlebih dahulu.
Kita juga dapat meminta anak-anak untuk memprediksi hal yang akan terjadi
selanjutnya.
SUMBER : https://www.kompasiana.com/elina_kharisma/5a9b60f9cbe5237c2439ad86/yuk-buat-read-aloud-lebih-seru
Hari senin ini suasana hati hana sedang
bagus. Makanya dari pagi ia meminta saya membacakan buku yang ia pilih. Sebetulnya
buku ini sudah biasa ia baca. Tapi kali ini ia ingin lagi dibacakan buku dengan
judul “ Penghuni Rumah Tua”. Buku ini ditulis oleh Januarsyah Sutan dan
ilustratornya oleh Henny Yulianti.
Cover buku ini tebal dan tiap lembaran
bukunya “glossy paper”. Buku ini diterbitkan oleh Pelangi Mizan bekerja sama
dengan Room to Read Accelerator yang memberi bantuan teknis dalam pengembangan
literasi anak dan Pendidikan anak perempuan.
Tulisan-tulisan dibuku ini singkat dan
padat, sehingga cocok bagi hana yang belum terlalu lancar membaca. Ia masih
focus pada ilustrasi-ilustrasi yang ada di buku. Hana sangat menyukai
gambar-gambar yang ada di buku. Gambarnya berwarna warni sehingga membuat bacaannya tambah menarik.
Buku ini menceritakan tentang 3 sekawan
yaitu Rima, Rifki dan Riza yang sedang bermain bola yang berwarna merah.
Ternyata tidak sengaja bola tersebut masuk ke dalam rumah tua yang besar.
Mereka pun masuk dengan berhati-hati sambil ketakutan. Terdengar suara sesuatu
akan tetapi mereka masih saja masuk kedalam rumah tersebut. Hingga ternyata
suara tersebut berasal dari seekor monyet yang memainkan bola merah itu.
Akhirnya si monyet mau memberikan bola merah itu dengan syarat diganti dengan
pisang. Kemudian mereka bermain bersama di lapangan. Tidak hanya Rima, Rifki
dan riza tapi juga sang monyet yang ikut serta bermain bola.
Hana kemudian mencoba menceritakan
kembali isi buku yang telah saya bacakan. Alhamdulillah sebagian besar isi buku
dapat ia ingat. Selain itu hana juga menyebutkan warna-warna yang ada di dalam
buku. Semoga hana lekas lancar membaca ya nak. Jadi kita bisa gantian deh
membacakan buku.
Hana kira isi buku tersebut adalah cerita tentang hal yang menyeramkan, karena dilihat dari ilustrasi covernya ada rumah tua yang tampak menyeramkan. Ternyata setelah dibaca-baca lagi isinya malah menyenangkan. Karena tiga sekawan itu bertemu dengan teman baru yaitu seekor monyet. Cerita dalam buku itu berakhir bahagia.
#harike
#tantangan15hari
#zona5membangunkarakter
#stimulasiliterasibacatulis
#stimulasiliterasidigital
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia



Komentar
Posting Komentar