DAY 12 ZONA 5 PRAKTEK STIMULASI LITERASI BACA TULIS DAN LITERASI DIGITAL

 


HARI KEDUABELAS


ZONA 5 PRAKTEK STIMULASI LITERASI BACA TULIS 

DAN LITERASI DIGITAL


Membaca, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai kegiatan melihat serta memahami isi dari sesuatu yang tertulis. Baik dengan lisan atau dalam hati.

Anak-anak memiliki kemampuan belajar sangat tinggi. Utamanya saat anak berusia balita. Dengan mudahnya menirukan perilaku-perilaku yang mereka lihat di lingkungan tempat tinggalnya. Metode mengenalkan bacaan kepada anak sejak usia dini sangatlah dianjurkan untuk dilakukan oleh Ayah Ibu sebagai upaya mengembangkan potensi anak.

Penelitian dari New York University, School of Medicine juga menyarankan untuk membacakan buku kepada anak sejak berusia 6 bulan atau usia prasekolah.

Membacakan buku bagi Anak Usia Dini memiliki manfaat luar biasa dalam tumbuh kembangnya. Selain berdampak kepada pengetahuannya, aktivitas ini juga memberikan stimulasi terhadap kemampuan berbahasanya. Utamanya terhadap kebahasaan awal pada anak.

Membantu Mengenal Bahasa dan Mengalami Perkembangan Bicara

Perkembangan bahasa terkait erat dengan kecerdasan seseorang dan perkembangan memorinya. Semakin banyak contoh dalam lingkungan tempat tinggalnya, anak akan semakin kentara belajar dengan meniru kebiasaan kedua orangtuanya. 

Anak akan semakin pandai mengaitkan satu persatu dari hasil penglihatannya. Adanya pengenalan membaca kepada anak dapat menumbuhkan suasana yang menumbuhkan kosakata berbahasa baru yang kemudian mengektifkan anak untuk secara cepat mengalami perkembangan berbicara.

Merangsang Imajinasi dan Kreatifitas Anak

Bersumber dari inisiasi orang tua yang membacakan buku cerita secara bergantian dalam penggunaan tema bacaan pada setiap waktunya, menjadikan anak semakin membuka pikirannya. Anak akan semakin tahu secara terus menerus. Mengingat setiap waktunya dia disuguhi dengan sesuatu yang berbeda. Sehingga menimbulkan sebuah daya pikir kritis kreatif dan inovatif yang muncul dari imajinasinya.

Memperkuat Kedekatan dengan Anak

Proses komunikasi yang rutin secara interaktif saat membacakan buku kepada anak. Akan menumbuhkan suasana hangat secara emosional diantara keduanya. Anak yang merasa nyaman kemudian tidak ingin jauh dari kebiasaan baru yang menarik hati kecilnya. Utamanya bagi anak-anak yang memiliki kuantitas waktu sedikit dengan kedua orang tua, kegiatan membaca bersama menjadi sebuah momen yang tidak akan terlupakan.

Melatih Kemampuan Mendengar

Dilansir dalam halaman haibunda.com, anak memiliki tingkat konsentrasi yang terbatas. Perhatiannya mudah teralihkan oleh hal hal yang selalu menarik hatinya untuk ia cari tahu sendiri. Membacakan buku kepada anak  disini dapat dijadikan perantara untuk merangsang bahasa sekaligus menarik anak untuk menjadi pendengar yang baik. Dengan begitu anak dapat mengembangkan segi sosial emosionalnya juga untuk memerhatikan orang yang telah membacakan buku untuknya.

Betapa sayangnya jika diusia emas anak, sebagai orangtua tidak mengambil alih masa-masa yang tak ada duanya ini. Waktu akan secara cepat melewati perkembangan anak tanpa memiliki arti sedikitpun bagi anak. Padahal pepatah lama mengatakan Belajar diwaktu kecil, laksana mengukir diatas sebuah batu. Menjadi sebuah momen yang tersayangkan jika tidak dimanfaatkan dengan baik-baik.

Membacakan buku kepada anak pada usia prasekolah menjadi salah satu alternatif untuk memanfaatkan waktu berharga untuk anak berkembang dengan pesat untuk memperindah kualitas diri dimasa mendatang. 

Terlebih nilai sosial yang dibutuhkan di era serba digital ini sudah menjadi daya tarik tersendiri agar anak lebih memilih berinteraksi dengan orang orang disekitarnya dibanding robot robot buatan manusia (r:gawai). Jadi, mari Ayah Bunda bersama-sama mewujudkan lingkungan baik untuk anak-anak.

Oleh Alfiyah Qurrotu A'yunina

Sumber : https://www.kompasiana.com/ayuninaqaeta/5ab7ba0cab12ae100914f5c3/tiga-alasan-kuat-untuk-membacakan-buku-kepada-anak-sejak-dini?page=all 

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Hari senin ini adalah hari keduabelas kami melakukan tantangan. Alhamdulillah hari ini hana dalam kondisi yang bagus mood nya. Seperti biasa dari pagi ia ingin dibacakan buku. Akan tetapi karena pagi hari adalah tugas  domestik yang saya harus selesaikan. Maka saya minta hana untuk bersabar sampai saya selesai mengerjakan semua pekerjaan.

Seperti yang saya singgung pada artikel diatas, bahwa membacakan buku sangat penting dilakukan pada anak sejak dini. Bahkan dulu selain mendengarkan murottal, saya sering membacakan buku untuk anak-anak saya ketika mereka di dalam kandungan. Begitupun dengan kehamilan yang sekarang, Selain saya bacakan untuk hana. Saya juga sekalian membacakan untuk anak saya yang beberapa bulan lagi lahir. 

Sebetulnya keadaan yang sekarang ini rasanya ingin bermalas-malasan saja. Tidak melakukan apapun. Tapi bagaimana mungkin. Kami tidak memiliki asisten rumah tangga, sehingga mau tidak mau pekerjaan rumah memang harus saya handel. Begitu pun dengan memasak. Hanya pada hari sabtu atau minggu saja saya libur memasak. Kadang suami yang membantu memasak, kadang kami pun beli. 

Kembali ke cerita menemani hana membaca hari ini. Buku yang saya bacakan ialah " Apa saja perbedaan robot dengan manusia?. Buku ini dalam satu paketnya ada 20 judul buku. Buku iniadalah buku terjemahan korea yang aslinya ditulis oleh Shin Dae-Su dan diilustrasikan oleh Park Ji-Eun. 

Buku ini bercerita tentang dua bersaudara yang bernama Chan dan Byul yang diberi kado oleh ayahnya dalam rangka hari anak. Kadonya berupa robot kelinci. Nama robotnya ialah Robo. Ia bisa memasak dan diajak bermain. Chan dan Byul sayang sekali kepada Robo. Hingga pada suatu hari mereka mengunjungi sebuah museum. Akan tetapi di museum tersebut terjadi kebakaran. Byul sedikit terluka dan memerlukan operasi. Sedangkan Robo hilang entah kemana. Chan dan Byul pun sedih.

Beberapa waktu kemudian ayah mereka memberikan lagi kado. Ternyata kadonya ialah kembalinya Robo. Ternyata robo bisa diselamatkan ketika terjadi kebakaran, Seorang profesor membantu memberbaiki robo. Chan dan Byul senang sekali.

Demikianlah ceritanya. Buku ini selain kesukaan hana juga kesukaan kedua kakak hana. Mereka menikmati cerita dan pengetahuan tentang robot. Mereka ingin sekali melihat robot secara langsung.

#harike12

#harikeduabelas

#tantangan15hari

#zona5membangunkarakter

#stimulasiliterasibacatulis

#stimulasiliterasidigital

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

 









 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF