CERITAKU BERSAMA RUMBEL BOGA IP SAMKABAR
Tidak terasa setahun lebih saya berada dalam rumbel boga, diamanahi sebagai Karumbel bukan berarti saya lebih baik dalam hal masak memasak. Pada saat itu memang saya menunjukkan antusias saya yang lebih dalam bidang masak memasak dan alhamdulillah antusiasnya saya dilihat oleh para pengurus IP Samkabar sebelumnya. Saya pun masih terbilang baru sekali bergabung dengan Ibu Profesional.
Awal tahun 2019 saya mengikuti matrikulasi batch 7. Lalu lulus dan masuk WAG Regional. Setelah beberapa kali bertemu dengan para pengurus dan mengikuti playdate, akhirnya kami mengadakan latihan bareng membuat tekwan. Alhamdulillah pertemuan bebikinan pertama kami itu dibilang sukses. Hasil memasak pun kami makan bersama. Kala itu belum pandemi, sehingga kami bebas ber haha hihi dan berkumpul.
Tidak lama dari kegiatan tersebut, saya ditawari menjadi Karumbel Boga IP Samkabar dan akhirnya saya menerima amanah itu. Sempat tidak percaya diri, karena saya tahu kemampuan baking dan memasak saya sungguh kurang. Tapi saya ingat dengan kalimat " Semua guru, semua murid ", hal itulah yang membuat saya akhirnya mengatakan iya dan mengambil peranan sebagai Karumbel Boga. Saya menjadikan rumbel boga ini tempat saya belajar, berbagi dan melayani. Sehingga siapa tahu suatu saat menjadi jalan saya untuk memiliki usaha sendiri yang berhubungan dengan boga.
Selanjutnya dimulailah perekrutan anggota rumbel. Alhamdulillah antusiasme dari para anggota di regional samkabar sangat besar. Kami menerima 20 anggota yang dalam perekrutannya mengandalkan jempol saking cepat-cepatan menulis di list. Setelah terpilih 20 anggota, lalu kami bergabung dalam WAG Rumbel Boga Samkabar. Kami menentukan aturan dan program-program yang akan kami laksanakan.
Tibalah akhirnya latihan bareng bersama pada bulan Oktober 2019. Latihan bareng Rumbel Boga berkolaborasi dengan Rumbel Playdate. Para ibu membuat pempek adaan dan anak-anak membuat muffin cokelat. Antusiasme para ibu yang ingin ikut berpartisipasi membuat adonan pempek itu tampak terlihat. Begitupun dengan anak-anak. Antusias sekali dengan cara pembuatan muffin cokelat. Setelah acara memasak selesai ya akhirnya kita makan bersama. Semua menikmati hasil karyanya masing-masing.
Lalu kegiatan Rumbel Boga selanjutnya ialah fokus di kegiatan omline mengerjakan tantangan-tantangan. Tantangan pertama kali yang kami lakukan ialah mengolah kentang. Semua mengeluarkan kreasinya dalam memasak dan mengolah kentang. Seru dan semuanya itu lalu diposting di media sosial masing-masing.
Awal 2020 di bulan januari, Kami mnegadakan latihan bareng lagi. Memasak masakan khas dari Palembang yaitu Ayam Kecap dan Pindang Iga. Sebelumnya saya ragu, apakah bisa diterima oleh teman-teman masakan yang saya coba latihkan dalam membuatnya. Hal ini sebetulnya saya lakukan dalam rangka memperkenalkan kuliner Palembang tempat saya berasal. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan kami pun menikmati hasil masakannya dengan makan bersama.
Bulan Februari, kegiatan Rumbel Boga melibatkan anak-anak. Kami mengunjungi salah satu Warung Kopi dan belajar membuat kopi dengan cara sederhana dari Barista. Sekalian juga anak-anak mengenal profesi Barista. Kegiatan pun berlangsung seru, anak-anak satu per satu diajari cara menyeduh kopi. Pengalaman baru juga bagi saya dan anak-anak saya dan tentunya bagi para member.
Harusnya bulan Maret 2020 kami pun mengadakan latihan bareng membuat kue kering. Akan tetapi corona telah terlanjur datang dan membuat kami harus berdiam di rumah. selama pandemi di tahun 2020 tidak ada lagi latihan bersama. Kegiatan kami hanya seputar online dan tantangan-tantangan. Alhamdulillah walau masa pendemi, kami di rumbel boga masih bisa produktif. Beberapa karya kami yang dikumpulkan menjadi satu e-book akhirnya jadi. Total ada tiga e-book yang bisa kami hasilkan. Alhamdulillah, semua berkat kerjasama anggota di dalam rumbel boga. Teman-teman yang mau meluangkan waktunya untuk memasak dan memfoto hasil masakannya. Semua dilakukan dengan bahagia.
Lalu tibalah tahun 2021, sebentar lagi saya akan melepas amanah sebagai Karumbel Boga. Insyaallah yang akan meneruskan lebih baik dari saya. Seseorang yang memang memiliki passion dalam baking dan cooking, seseorang yang lebih sabar dan insyaallah akan bersama-sama dengan teman-teman anggota yang lain akan sama-sama berkarya dalam rumbel boga.
Menulis ini hati menjadi gerimis. Terima kasih atas kebersamaan kita selama ini. Mohon maaf atas segala kekhilafan selama kita bersama. Saya masih bersama teman-teman di rumbel boga. Hanya memang selanjutnya diberi amanah yang berbeda.
" Bersungguh-sungguhlah kamu didalam. Maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu"
- Dodik Mariyanto -






Komentar
Posting Komentar