ZONA 4 DAY 7. GAYA BELAJAR DAN STIMULASI KREATIVITAS







ZONA 4 GAYA BELAJAR DAN STIMULASI KREATIVITAS

HARI KETUJUH

 

6 Manfaat Positif Bermain Playdough untuk Perkembangan Balita

Bermain menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak bahkan dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan otaknya dalam berbagai aspek.

Playdough menjadi salah satu alternatif permainan yang dapat mengembangkan berbagai keterampilan yang penting untuk si Kecil. 

Playdough merupakan bentuk lain yang lebih modern dari mainan tanah liat.

Walau terkesan sederhana, namun ternyata bermain playdough dapat meningkatkan tumbuh kembang si Kecil ke arah yang positif. 

1. Meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi anak 

Menurut National Association for the Education of Young Children, anak-anak yang bermain playdough akan mengajarkannya berpikir simbolis.

Dalam hal ini anak pun akan belajar mengenal bentuk-bentuk baru sesuatu dengan yang telah dibuatnya. 

Sebagai orangtua, Mama perlu mengetahui kalau bermain playdough bisa menjadi wadah dalam meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi si Kecil.

Dari playdough, anak-anak bisa membentuk adonan menjadi sebuah bentuk baru seperti bunga, makanan, hewan atau berbagai bentuk lainnya. 

Playdough perlahan-lahan mampu mendorong beberapa kemampuan anak untuk bereksplorasi daya dunia kreativitas dan imajinasi

2. Mengasah kemampuan motorik halus

Kemampuan motorik halus akan semakin terampil bila terus dilatih. Tak perlu menggunakan atau memberikan permainan yang mahal untuk mengasah kemampuan motorik halus karena ini bisa didapat dengan bermain playdough. 

Permainan berwarna ini membuat si Kecil lebih mengenal tekstur, sehingga cocok untuk anak-anak yang sedang mengasah motorik halusnya.

Selain itu, beberapa aktivitas seperti mengggulung, memencet hingga memotong playdough menjadi kecil dapat mengasah kemampuannya. 

Ketika rutin bermain playdough, maka tanpa disadari permainan ini dapat membantu dalam mengembangkan berbagai kemampuan seperti mampu mengendalikan tangan serta sudah bisa mengambil benda-benda di sekitarnya dengan tangkas. 

3. Memberikan wadah saat anak kesulitan mengekspresikan emosinya  

etiap anak tentu mmeiliki karakter berbeda-beda karena semuanya tidak bisa disamakan begitu saja.

Tak jarang anak-anak pun masih belum bisa mengekspresikan emosinya sendiri, sehingga perlu sekali dibantu melalui berbagai alternatif termasuk permainan. 

Bermain adonan playdough dengan memencet, meremasnya tentu akan sangat membantu karena dapat menenangkan perasaannya.

Bahkan perlu diketahui kalau permainan ini dapat memberikan salah satu pilihan untuk mengekspresikan emosinya.  

Jika Mama ingin membuat adonan playdough yang aman untuk anak-anak, maka ada baiknya membuatnya sendiri.

Tak perlu khawatir karena dengan berbahan tepung terigu dan perwarna makanan saja, playdough yang aman untuk anak pun bisa dimainkan. 

4. Mampu mengembangkan koordinasi antara mata dan tangannya

Dalam menjalani masa golde age, orangtua perlu membantu perkembangan koordinasi mata dan tangan si Kecil dalam melakukan berbagai kegiatan positif salah satunya bermain playdough. 

Bermain adonan playdough tidak hanya membantu dalam meningkatkan keterampilan motorik halus si Kecil saja, namun juga dapat mengembangkan koordinasi antara mata dan tangannya.

Mata dan tangan akan saling melakukan koordinasi dalam membentuk sebuah bentuk tertentu, walaupun hanya sedang membentuk sesuatu yang sederhana.

5. Mampu meningkatkan kemampuan bahasa serta literasi 

Memberikan permainan playdough untuk si Kecil tanpa disadari dapat memberikan manfaat positif untuknya. Saat bermain, Mama bisa mengajaknya untuk berdiskusi dalam mengenal kata yang berhubungan dengan tekstur adonan playdough. 

Perkenalkan dan ajarkan si Kecil untuk mengenal tekstur seperti kenyal, lembut atau keras.

Ketika anak mama sedang melakukan gerakan-gerakan dengan menggulung, memotong dan meremas, maka perkenalkanlah kepadanya mengenai proses selama membentuk sebuah adonan playdough. 

Bahkan playdough juga bisa menjadi permainan yang menyenangkan untuk mengajarkan angka, huruf serta warna pada balita. 

6. Melatih anak untuk belajar menulis

Saat anak mama sudah bisa bermain adonan dengan baik seperti menggenggam dengan jari dan membentuk sesuatu, maka dirinya sudah bisa perlahan-lahan menggunakan alat tulis.

Walau mungkin belum terlalu terbiasa, namun cobalah untuk ajari si Kecil menggenggam alat tulis dan berlatih menulis.

Itulah beberapa manfaat positif yang bisa didapat ketika si Kecil bermain playdough.

Jika dirinya sudah berhasil membuat bentuk-bentuk yang mengagumkan, ada baiknya Mama selalu memberikan apresiasi. 

 

Sumber : https://www.popmama.com/kid/1-3-years-old/fx-dimas-prasetyo/manfaat-positif-bermain-playdough-untuk-perkembangan-balita/6

----------------------------------------------------------------------------------------------------  

Hari Rabu 2 Desember 2020 saya lanjut mengajak hana melajar sambil bermain. Hari ini kami bermain yang biasa kami mainkan, akan tetapi temanya kali ini ialah makanan dan kesehatan.

Kegiatan awal dimulai dengan membacakan buku untuk hana, ada dua buku yang saya bacakan. Yaitu “ Apa saja yang melindungi tubuh kita” dan “ Allah selalu ada untukku “. Di buku “ Apa saja yang melindungi tubuh kita “ bercerita tentang kisah seorang raja yang tidak menjaga diri sendiri, ia makan makanan sembarangan dan tidak pernah mandi dan mencuci tangan sebelum makan. Di buku yang kedua bercerita tentang Allah yang selalu mengabulkan permohonan hambanya, Allah yang selalu ada untyk hambanya, dan Allah yang memberikan rezeki berupa makanan.

Kegiatan kami selanjutnya ialah membuat makanan dengan play doh. Hana sangat senang dan bersemangat dengan kegiatan kedua. Sudah lama juga kami tidak memainkan play doh, hana membuat pizza dengan topping sayur-sayuran lalu kakak iyaz membuat sushi. Seru sekali lalu hana mencoba membuat wafel yang diatasnya ada buahnya. Bunda dan kakak iyaz juga ikutan bermain. Hana mencontoh membuat pizza dan wafel dari gambar yang ada di kotak. Akan tetapi ia ingin memakai warna yang berbeda dengan contoh. Pokoknya bebas untuk hana apa saja boleh.

Semoga besok kita menemukan ide untuk bermain lagi ya.

 

 

Nama : Hana

Hari / Tangga; : Rabu / 2 Desember 2020

Hari ke- : 7

 

Aktivitas hari ini :

Reading aloud, Bermain doh dengan membuat makanan.

Proses Kreativitas :

Hana menyetak doh berbentuk makanan kesukaannya yaitu pizza yang diberi topping sayuran da membuat wafel yang toppingnya buah.

Tujuan Belajar :

Intellectual Curiosity :  hana dapat menyebutkan warna, jenis-jenis sayur sebagai topping, jenis makanan yang ia buat.

Creative Imagination : Hana dapat membuat dan menyetak pizza dan wafel dengan aneka topping.

 Art of Discovery : Hana memilih warna yang ia sukai dan tidak terpaku pada contoh yang ada di kemasan.

Noble of Attitude : Hana membaca doa sebelum belajar, hana sedang mau memakai jilbab ketika beraktivitas. Hana bersyukur dengan segala pemberian Allah dengan memberikan makanan yang cukup. Seperti yang terdapat dalam QS Asy-Syu’araa ayat 79 yang isinya “ Allah Rabbku yang menyediakan segala yang kunutuhkan. Dan tuhanku, yang dia memberi makan dan minum kepadaku”

Refleksi :

Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, hana tampak senang sekali melakukan kegiatan hari ini, hana menyukai bermain doh yang dapat membentuk makanan. Dari aktivitas tersebut dapat dilihat bahwa, hana meiliki gaya belajar visual. Orang visual akan lebih memahami melalui apa yang mereka lihat. Warna, hubungan ruang, potret mental dan gambar menonjol dalam modalitas ini.

Semoga besok kita lanjut dengan kegiatan yang lebih seru lagi yaa..

 

 









#hariketujuh

#harike7

#tantangan15hari

#zona4gayabelajarstimulasikreativitas

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF