ZONA 4 DAY 12. GAYA BELAJAR DAN STIMULASI KECERDASAN

 


ZONA 4 GAYA BELAJAR DAN STIMULASI KREATIVITAS

HARI KEDUABELAS

 

Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini lewat Permainan

Bahasa adalah suatu bentuk komunikasi entah itu lisan,tertulis atau isyarat-isyarat yang berdasarkan pada suatu dari simbol-simbol. Bahasa terdiri dari kata-kata yang digunakan oleh masyarakat beserta aturan-aturan untuk menyusun berbagai variasi dan mengkombinasikannya. Mulyono (2003:200), menyatakan bahwa membaca merupakan pengenalan simbol-simbol bahasa tulis yang merupakan stimulus yang membantu proses mengingat tentang apa yang di baca, untuk membangun suatu pengertian melalui pengalaman yang telah dimiliki. Ada 4 keterampilan bahasa pada anak usia dini, yatu :

·                     Keterampilan berbahasa

Dapat ditunjukkan oleh anak dalam perilaku : menyapa, memperkenalkan diri, bertanya, mendiskripsikan, melaporkan kejadian, menyatakan suka / tidak suka, meminta ijin, bantuan, mengemukakan alasan, memerintah atau menolak sesuatu.

·                     Keterampilan mendengar

Dapat ditunjukkan oleh anak dalam perilaku : mendengarkan perintah, mendengarkan pertanyaan, mendengarkan orang yang sedang bercerita dan mendengarkan orang yang memberi petunjuk.

·                     Keterampilan berbicara

Dapat ditunjukkan oleh anak dalam perilaku : mengembangkan keterampilan bertanya, menyiapkan kegiatan yang dapat dilakukan di dalam maupun di luar kelas, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menggunakan berbagai kegiatan yang bervariasi.

·                     Keterampilan membaca

Membaca adalah kegiatan yang melibatkan unsur auditif (pendengaran) dan visual (pengamatan)

Untuk mengembangkan bahasa anak usia dini ada berbagai cara, seperti:

·                     Membaca Buku Cerita

Lewat buku cerita, anak-anak akan belajar pola berbahasa. Misalnya, bagaimana cara bertanya, meminta sesuatu, ataupun berterima kasih. Orang tua bisa memilih buku cerita yang membahas tentang kehidupan sehari-hari dan membacanya bersama anak.

·                     Ajak bermain

Disini saya akan menunjukkan permainan yang dapat mengembangkan bahasa anak dan juga pastinya menyenangkan, permainan kali ini merupakan permainan yang saya mainkan waktu kecil dulu, yaitu telepon kaleng

Permainan telepon kaleng bermanfaat bagi anak untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Dalam hal ini anak dapat tertarik dengan permainan telepon kaleng walaupun permainan tradisional tapi mampu meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Permainan telepon kaleng keuntungannya yaitu cara pembuatannya mudah dan tidak mahal, mengajarkan cara berkomunikasi yang baik dan benar dengan menggunakan permainan telepon kaleng, agar anak dapat menggungkapkan suatu pendapat atau permintaan kepada teman/orang lain dengan sopan baik dan jelas. Mengenalkan kepada anak permainan tradisional.

Sumber: https://www.kompasiana.com/fanizulzeleger3460/5e85671ab9c2343bf0194312/mengembangkan-bahasa-anak-usia-dini-lewat-permainan?page=all

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Hari senin, 7 Desember 2020 adalah hari ke-12 kegiatan di zona 4 ini. Tidak terasa tinggal 3 hari zona 4 ini akan selesai. Setiap harinya saya selalu berusaha mengamati gaya belajar hana dengan kegiatan-kegiatan yang menstimulasi kecerdasannya.

Hari ini hana membuat telepon dari gelas kopi bekas dan benang layangan. Awal kegiatan dimulai dengan membacakan buku ensiklopedia tentang telepon dan hana menyimak dengan seksama. Lalu dilanjutkan dengan menonton video pembuatan telepon-teleponan.

Setelah melihat video pembuatan telepon-teleponan selanjutnya ialah membuat telepon-teleponan yang terbuat dari gelas bekas. Hana ikut mempersiapkan alat dan bahan. Lalu mulai membuat telepon-teleponan tersebut sesuai dengan instruksi video pembuatannya.

Langkah pertama yaitu menusuk dasar gelas dengan jarum lalu memasukkan benang perlahan-lahan. Langkah terakhir ialah mengikat dari dalam gelas agar benang tidak lepas. Setalah selesai membuatnya, hana dan iyaz langsung memainkan bersama-sama. Mereka sangat bahagia. Seakan menemukan mainan baru. Setelah selesai main, hana pun menyimpan telepon-teleponan tersebut di tempat hasil karya. Sehingga bisa dimainkan sewaktu-waktu.

Semoga kegiatan ini dapat menstimulasi Bahasa, mendengar dan berbicara hana. Walau dengan kegiatan yang sederhana ini hana jadi paham telepon dari zaman dahulu sampai sekarang. Kebetulan hana juga sudah pernah melihan telepon rumah yang dahulunya memakai kabel. Ia pun membandingkan dengan handphone kepunyaan bunda. Hana paham bahwa handphone sekarang bukan hanya bisa mendengarkan suara akan tetapi juga bisa melihat video orang yang ditelepon dengan nama lain video call.

 

Nama : Hana (5 tahun)

Hari / Tanggal : Senin/ 7 Desember 2020

Hari ke- : 12

 

Aktivitas hari ini :

Membaca buku tentang telepon, Menonton video pembuatan telepon dari barang bekas, Membuat telepon dari barang bekas.  

Proses Kreativitas :

Hana mendengarkan ketika bunda membacakan buku dan menonton video cara pembuatan telepon dari barang bekas setelah itu hana membuat telepon dari barang bekas.

Tujuan Belajar :

Intellectual Curiosity :  Hana dapat membedakan telepon dahulu dengan telepon sekarang yang lebih canggih. Hana jadi tahu cara pembuatan telepon dari barang bekas.

Creative Imagination : Hana dapat membuat telepon mainan dari barang bekas.

 Art of Discovery : Hana memilih sendiri warna benang yang ingin ia pakai untuk membuat telepon mainannya.

Noble of Attitude : Dengan bermain telepon-teleponan hana belajar adab dalam menelepon, bila menerima dan memulai percakapan di telepon harus mengucapkan salam. Lalu bila telepon tersebut ditujukan kepada bunda, hana langsung memberikan telepon kepada bunda atau kepada orang yang dituju.

Refleksi :

Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, hana tampak senang sekali melakukan kegiatan hari ini, hana suka sekali membuat telepon mainan dan memainkannya bersama kakak. Dari kegiatan tersebut ada 4 kegiatan yang sekaligus dilakukan yaitu

·                     Keterampilan berbahasa

Dapat ditunjukkan oleh hana dalam perilaku : menyapa, memperkenalkan diri, bertanya.

·                     Keterampilan mendengar

Dapat ditunjukkan oleh hana dalam perilaku : mendengarkan perintah, mendengarkan pertanyaan, mendengarkan orang yang sedang bercerita dan mendengarkan orang yang memberi petunjuk.

·                     Keterampilan berbicara

Dapat ditunjukkan oleh hana dalam perilaku : mengembangkan keterampilan bertanya, menyiapkan kegiatan yang dapat dilakukan.

·                     Keterampilan membaca

Dengan dibacakan buku, hana mengingat huruf demi huruf yang membentuk kata telepon. Hana memang belum terlalu lancar membaca, akan tetapi saya berusaha menstimulasinya dengan buku-buku bacaan yang saya bacakan.

 

 












#harikeduabelas

#harike12

#tantangan15hari

#zona4gayabelajarstimulasikreativitas

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF