Zona 3 day 7 Cerdas Spiritual dan Emosi

 



ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

HARI KETUJUH


Kecerdasan emosional bersinergi dengan kecerdasan intelektual. Jika kecerdasan emosional anak berkembang baik, maka IQ juga akan menonjol. 

Maka dari itu, EQ mengambil peran yang sama pentingnya dalam kesuksesan anak. Meningkatkan kecerdasan emosional pada buah hati penting dilakukan sejak dini. 

Cara melatih kecerdasan emosional pada anak cukup mudah. Berikut kiat-kiatnya : 

1.Memberikan pengetahuan tentang emosi

Cara melatih kecerdasan emosional pada anak yang pertama melalui pembelajaran emosi. Berikan penjelasan tentang macam-macam emosi yang dimiliki manusia.

Semisal, saat anak marah, Anda bisa menjelaskan bagaimana marah itu. Jelaskan juga bagaimana reaksi tubuh saat marah seperti jantung berdebar dan ingin berteriak. 

Selain menjelaskan tentang jenis emosi, tambahkan juga cara mengendalikan emosi yang negatif. Saat marah, misalnya, tidak boleh merusak barang atau berkata yang menyakitkan hati.


2.Berikan pembelajaran problem-solving 

Setiap emosi muncul karena suatu sebab. Cara melatih kecerdasan emosional anak selanjutnya dengan mencari tahu sebab dari emosi. Setelahnya cari tahu juga cara menyikapi emosi tersebut secara baik.

Saat buah hati menangis karena sedih, cobalah tanya kenapa ia menangis. Selanjutnya, Anda bisa berdiskusi dengan anak bagaimana cara mengatasi sedih tersebut.


3.Dorong buah hati agar lebih peka

Faktor penting agar kecerdasan emosional anak berkembang adalah empati. Caranya, dengan membiasakan buah hati peka terhadap lingkungan sekitar.

Misalnya, buah hati kehilangan binatang kesayangannya. Kalimat, "jika kamu sedih, menangis saja biar lebih lega", bisa menjadi contoh empati yang baik. Buah hati bisa belajar bagaimana bereaksi jika temannya sedang sedih.


4.Berikan contoh nyata dengan menunjukkan kontrol emosi

Sebuah pembelajaran lebih mudah dipahami jika ada contoh yang nyata. Begitu juga dengan cara melatih kecerdasan emosional anak.

Anda perlu berperan aktif menunjukkan kecerdasan emosional. Contohkan bagaimana Anda mengelola emosi dengan baik. 

Ambil contoh, saat Anda kecewa, tunjukkan sikap yang positif dalam mengendalikannya. Anda bisa mencontohkan bagaimana menghilangkan rasa kecewa dengan melakukan hal yang positif.

Dengan begitu, buah hati bisa mencontoh cara mengendalikan emosi dengan baik.

Sumber :https://amp.kontan.co.id/news/4-cara-melatih-kecerdasan-emosional-anak-dengan-sederhana-dan-mudah



Hari Rabu, 4 November 2020 ini family project kami melanjutkan buku oleh Julia Sarah Rangkuti dengan judul “ Phoenic Based on Al-Quran volume 1 dan 2”. Kami melanjutkan dengan huruf “ G “ yaitu “ Gajah”.

Kegiatan awal dimulai dengan cerita tentang ciri-ciri gajah. Gajah berkembang biak dengan cara melahirkan dan ia mengandung anaknya selama 22 bulan. Gajah adalah hewan darat terbesar di dunia. Tinggi gajah afrika kurang lebih 3 hingga 4 m dan massanya bervariasi antara 4.000 hingga 7.000 kg, sementara tinggi gajah asia adalah 2 hingga 3,5 m dan massanya 3.000 hingga 5.000 kg. Makanan gajah ialah daun, ranting, buah, kulit pohon, dan akar.


Lalu kami lanjut dengan membuat topeng sederhana yang berbentuk wajah gajah. Topeng tersebut berasal dari piring kertas bekas dan stik es krim. Caranya hanya menempel piring kertas kanan dan kirinya supaya menyerupai telinga gajah. Lalu menambahkan mata dan belalai yang terbuat dari kertas origami lalu ditempel. Dan hasilnya seperti wajahnya gajah. Hana sangat senang sekali. 

Setelah itu kami menonton cerita tentang pasukan bergajah di zaman tahun kelahiran Rasulullah SAw yang menyerang ka'bah. Hana menyimak dengan seksama. 


Rencana :

Pimpro : Bunda

Penyedia bahan-bahan : Bunda

Pelaksana : Hana 

Fotografer : kakak Iyaz

Kegiatan hari ini adalah mengenalkan ciri-ciri gajah, lalu membuat topeng gajah dan menonton cerita tentang pasukan bergajah di zaman Rasullah SAW.


Aktual :

Hana sangat antusias mendengarkan cerita bunda tentang ciri-ciri gajah. Dan sangat senang ketika membuat topeng gajah bersama bunda. Lalu sangat tertarik menonton cerita tentang pasukan bergajah.


Kendala :

Wifi di rumah seharian bermasalah sehingga kami tidak bisa menonton lebih lama tentang cerita pasukan bergajah, sehingga hana meminta saya esok hari akan menonton lagi cerita lainnya.


Refleksi :

Dengan mengerjakan craft membuat topeng membuah hana gembira dan mood nya bagus hari ini. Selain itu saya menjelaskan bahwa gajah adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang harus kita jaga kelestariannya. Karena semakin tahun, jumlah gajah semakin berkurang karena banyak yang memburu gadingnya gajah.


Persentase hari ini : 98 %




Perasaan bunda : Bahagia ☺️







#hariketujuh

#harike7

#tantangan15hari

#zona3cerdasemosidanspiritual

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

#familyproject

#sahabatterbaik


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF