ZONA 3 DAY 14 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

 


ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

HARI KEEMPATBELAS

 

Menurut IR Nggermanto Agus (2000:116), kecerdasan spiritual atau biasa disebut Spiritual Quotient (SQ) merupakan kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya, kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lain. SQ adalah landasan yang diperlukan untuk memfungsikan IQ dan EQ secara efektif. Bahkan, SQ merupakan kecerdasan tertinggi kita.

Metode bercerita adalah cara bertutur kata dan penyampaian cerita atau memberikan penjelasan kepada siswa secara lisan. Pada metode ini misalnya, guru atau pendidik menceritakan kisah-kisah islam seperti menceritakan kisah para nabi, mengenalkan asmaul husna, atau menceritakan peristiwaperistiwa penting pada jaman nabi. Adapun guru menceritakan tentang lingkungan sekitar yang biasa anak temui sehari-hari, seperti bercerita mengenai binatang, tumbuhan, kebiasaan yang dilakukan, dan sebagainya. Tujuannya yaitu agar anak mengenal dan bisa menceritakan kembali apa yang ia dengar dari gurunya serta memahami apa yang guru ceritakan.

Sumber : http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/syifa-al-qulub/article/download/4322/pdf

-----------------------------------------------------------------------------------------------------   

Hari Rabu, 11 November 2020 family project kami melanjutkan kartu berkisah yaitu dengan huruf “S” yaitu kata “ semut”. Tadi saya membacakan buku tentang semut dan kisah nabi Sulaiman As kepada hana. Hana mendengarkan dengan seksma dan berbinar-binar. Lalu saya juga menceritakan siklus hidup semut dengan menggunakan miniature mainan siklus hidup semut.

Salah satu kecerdasan spiritual dapat dilatihkan dengan metode bercerita, metode ini misalnya, saya sebagai orang tua menceritakan kisah-kisah islam seperti menceritakan kisah para nabi, mengenalkan asmaul husna, atau menceritakan peristiwa-peristiwa penting pada jaman nabi. Tujuannya yaitu agar anak mengenal dan bisa menceritakan kembali apa yang ia dengar dari orang tuanya serta memahami apa yang diceritakan. Nah kali ini memang saya menceritakan kisah Nabi Sulaiman As.

Dikisahkan, pada suatu hari Nabi Sulaiman as melakukan perjalanan ke daerah Thaif. Dalam perjalanan itu, ia membawa pasukan yang sangat banyak. Pasukan itu terdiri atas manusia, jin, dan burung-burung. Para jin dan manusia berjalan bersama Nabi Sulaiman as. Sedangkan, burung-burung terbang menaungi mereka dengan sayapnya.

Nabi Sulaiman as juga mengatur pasukannya. Di bagian depan bertugas menjaga agar tidak ada yang melewati batas yang telah ditentukan. Pasukan di belakang bertugas menjaga agar tak ada seorang pun anggota pasukan yang ketinggalan.

Di tengah perjalanan, Nabi Sulaiman AS dan pasukannya memasuki sebuah lembah. Di lembah itu ada banyak sarang semut. Melihat banyaknya pasukan yang dibawa Nabi Sulaiman as, para semut pun ketakutan. Mereka khawatir terinjak-injak pasukan besar itu.

Jirsan, raja semut yang berasal dari Bani Syishibban berkata pada semut yang lain, ''Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari." (QS an-Naml: 18).

Mendengar perkataan raja semut yang ketakutan, Nabi Sulaiman as tertawa. Ia kemudian bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberi keistimewaan kepadanya, sehingga ia dapat memahami ketakutan para semut. Ia kemudian berdoa kepada Allah SWT.

"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh." (QS an-Naml: 19).

Nabi Sulaiman kemudian meminta pasukannya untuk berhenti. Para pasukan yang tak mengerti maksudnya menjadi kebingungan. Nabi Sulaiman as menjelaskan apa yang ia dengar dari raja semut dan rakyatnya. Akhirnya, mereka mencari jalan lain untuk sampai ke tujuan.

Sumber : republika.co.id/berita/n8or8722/nabi-sulaiman-dan-pasukan-semut

 

Rencana :

Melanjutkan family project kartu berkisah dengan tema semut, lalu membacakan cerita tentang Nabi Sulaiman dan Pasukan Semut serta menjelaskan siklus hidup semut.

Aktual :

Kegiatan ini dimulai dengan memilih-milih buku yang berhubungan dengan semut, lalu kami mencari cerita tentang nabi sulaiman dan pasukan semut di salah satu artikel online. Selanjutnya melihat ciri-ciri semut dan menjelaskan kepada hana siklus hidup semut. Yaitu telur- larve – pupa – semut dewasa.

Kendala :

Awalnya hana ingin bermain bersama temannya, akan tetapi karena sudah janji kepada saya untuk melanjutkan family project, ia pun akhirnya ingat sama komitmen awal. Hana tetap bermain bersama temannya setelah project kami selesai.

Refleksi :

Emotional quotion : dengan diceritakannya tentang ciri-ciri semut dan siklus hidup semut membuat hana berbinar, ia sangat senang memainkan miniature mainan siklus hidup semut.

Spiritual Quotion : Salah satu kecerdasan spiritual dapat dilatihkan dengan metode bercerita, metode ini misalnya, saya sebagai orang tua menceritakan kisah-kisah islam seperti menceritakan kisah para nabi, mengenalkan asmaul husna, atau menceritakan peristiwa-peristiwa penting pada jaman nabi. Tujuannya yaitu agar anak mengenal dan bisa menceritakan kembali apa yang ia dengar dari orang tuanya serta memahami apa yang diceritakan.

Persentase :

95 %

Perasaan Bunda :

Bahagia 😉

 








#harikeempatbelas

#harike14

#tantangan15hari

#zona3cerdasemosidanspiritual

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

#familyproject

#sahabatterbaik

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF