ZONA 3 DAY 10 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

 



ZONA 3 CERDAS SPIRITUAL DAN EMOSI

HARI KESEPULUH

 

Bagaimana cara melatih kecerdasan emosional? Psikolog Bradley Busch pernah menulis artikel berjudul “Emotional Intelligence: Why It Matters and How to Teach It” yang diterbitkan The Guardian. Ia menunjukkan cara mengasah kecerdasan emosional di sekolah, di antaranya mengajarkan anak menjadi pendengar aktif.

“Kemampuan mendengarkan aktif adalah bagian penting dari membantu menciptakan komunikasi dua arah yang sejati—dan itu jauh lebih dari sekedar memperhatikan,”kataBusch.
Dengan mengajak anak menjadi pendengar aktif, mereka akan terlibat dalam dialog dan dapat menanggapi orang lain melalui bahasa tubuh mereka, imbuhnya.
Selain itu, sekolah juga bisa mengajarkan anak kosakata untuk menyampaikan perasaan mereka agar siswa mampu memahami perbedaan makna seperti sedih,kecewa,dankesal.
“Cara sederhana untuk memperkenalkan ini kepada siswa adalah memainkan permainan alfabet dalam kelas. Anda melihat berapa banyak emosi berbeda yang dapat anda peroleh untuk setiap huruf dalam alfabet. Setelah itu, diskusikan perbedaan di antara masing-masing, apa yang mungkin mendorong emosi, dan bagaimana siswa dapat merespons secara pribadi,” ungkap Busch.

Meningkatkan kecerdasan emosional anak juga bisa dilakukan dengan mengembangkan kesadaran diri mereka. Tujuannya: ketika bertemu orang lain, anak tak membiarkan citra diri yang terlalu tinggi mempengaruhi perilaku dan interaksi sosial. Anak juga perlu diajarkan untuk berempati ketika sedang bersama orang lain.

Empati merupakan kemampuan untuk mengambil perspektif orang lain tanpa menghakimi, mengenali emosi mereka, dan mampu menyampaikan perspektif kembali. Merefleksikan kembali perspektif orang lain membantu orang lain merasa dipahami dan bisa meningkatkan dukungan.

Sumber : https://tirto.id/kecerdasan-emosional-itu-penting-kenali-cara-melatihnya-c6qG

--------------------------------------------------------------------------------------------------  

Hari sabtu, 7 November 2020 kami melanjutkan family project kartu berkisah yang sempat terlewat beberapa hari kemarin karena diganti dengan kegiatan dari sekolah hana. Seperti halnya yang dijelaskan artikel diatas bahwa Cara sederhana untuk memperkenalkan kecerdasan emosi kepada siswa adalah memainkan permainan alfabet. Kita melihat berapa banyak emosi berbeda yang dapat diperoleh untuk setiap huruf dalam alfabet.

Kartu berkisah hari ini adalah huruf “ H “ yaitu kata “ Hujan “. Ada beberapa kegiatan yang saya rencanakan, ada kegiatan yang berjalan dengan lancar akan tetapi ada yang tidak. Kegiatan awal yaitu saya memperkenalkan kata hujan, menyebut satu per satu hurufnya. Lalu saya tanyakan kepada hana, Apakah hana menyukai hujan? Lalu hana menjawab, hana menyukai hujan tetapi tidak suka bila hujannya beserta petir.

Lalu saya pun mengajak hana mengulang doa yang telah dipelajarinya juga di sekolah yaitu doa ketika hujan turun. Doanya adalah Allahumma shoyyiban nafi'an. Yang artinya: Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat. Kami pun mengulang-ulanginya beberapa kali sampai hana hafal. Alhamdulillah hana sangat senang mengulang-ulang membaca doa ketika turun hujan.

Kegiatan selanjutnya ialah membuat craft menjahit tentang hujan. Kegiatannya sangat seru, akan tetapi di akhir kegiatannya hana malas-malasan menempel awan-awan yang terbuat dari kapas. Jadi craft ini ide nya dari saya searching di internet. Yaitu memasukkan tali ke dalam sedotan yang telah dipotong-potong. Dan kegiatan akhirnya adalah menempel kapas yang berbentuk bulat sehingga meyerupai awan.

Kegiatan kedua harusnya yaitu menyusun huruf-huruf dr kata hujan memakai movable alphabet. Akan tetapi hana sudah Lelah dan ingin istirahat makanya saya tidak memaksakan.

Kegiatan selanjutnya ialah menyiram bunga yang telah ditanam hana di Rumah Kaktus beberapa hari yang lalu. Hana sangat senang menyiram tanamannya. Dan di sore hari ternyata hujan. Saya tak lupa mengingatkan hana untuk membaca doa ketika hujan, lalu kami pun membacanya bersama-sama.

 

Rencana :

Pimpro : Bunda

Penyedia bahan-bahan : Bunda

Bahan-bahan craft : kertas jilid, tali kur, sedotan, kapas, lem fox, gunting, spidol

Pelaksana : Hana 

Fotografer : Bunda

Rencana akan meneruskan family project “kartu berkisah” lanjut huruf h yaitu hujan. Terdiri dari kegiatan membaca buku, belajar doa ketika hujan, membuat craft tema hujan dan menyusun huruf.

Aktual :

Kegiatan berlangsung lancar, Kegiatan awal yaitu saya memperkenalkan kata hujan, menyebut satu per satu hurufnya. Lalu saya tanyakan kepada hana, Apakah hana menyukai hujan? Lalu hana menjawab, hana menyukai hujan tetapi tidak suka bila hujannya beserta petir.

Lalu saya pun mengajak hana mengulang doa yang telah dipelajarinya juga di sekolah yaitu doa ketika hujan turun. Doanya adalah Allahumma shoyyiban nafi'an. Yang artinya: Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat. Lalu kami membuat craft yang berhubungan dengan hujan. Terakhir hana menyiram bunga yang telah ditanam beberapa hari sebelumnya.

Kendala :

Sebagian besar kegiatan berjalan dengan lancar, akan tetapi ada satu kegiatan yang tidak mau hana lakukan yaitu menyusun huruf demi huruf sampai membentuk kata hujan dengan menggunakan movable alphabet.

Refleksi :

Emotional Quotion : hana menunjukkan perasaan bahagianya ketika mengerjakan craft yang berhubungan dengan tema hujan. Ia juga menunjukkan perasaan tidak suka ketika bunda memberikan kegiatan selanjutnya yaitu menyusun huruf-huruf menbentuk kata hujan.

Spiritual Quotion : Allah SWT menurunkan hujan sebagai pengantar rezeki kepada manusia. Hujan adalah rahmat Allah SWT. Atas izin Allah buah-buahan dan tanaman lain dapat tumbuh dengan bantuan air hujan. Selain itu, bila hujan turun hendaklah membaca doa “Allahumma shoyyiban nafi'an”. Yang artinya: Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat.

Persentase :

90 % 

Perasaan :

Bunda bahagia 😉

 










#harikesepuluh

#harike10

#tantangan15hari

#zona3cerdasemosidanspiritual

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

#familyproject

#sahabatterbaik

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF