RAPID TEST OH RAPID TEST
TANTANGAN 2
RUMBEL MENULIS
KOMUNITAS IP SAMKABAR
Rapid test oh rapid test (part 1)
Kamis, 25 Juni 2020
Jam 1 siang kami sekeluarga ke kantor
suami. Krn ada pemeriksaan rapid test untuk pegawai dan keluarga. Setelah
menunggu setengah jam kami dipanggil satu per satu.
Ketika tiba giliran saya diambil sampel
darah, awalnya petugas mencari vena di tangan kanan, tetapi katanya vena saya
miring. Ganti tangan kiri. Tapi ternyata ga terlihat juga. Ganti lagi tangan
kanan. Saya sambil bilang. "Knp mba susah ya cari uratnya karena ketutupan
lemak kah? Kami pun ketawa bareng. Entah tertawa atau engga karena kami sama2
memakai masker.
Sudah diambil sampel darah, saya berfoto
bersama teman-teman sesama istri pegawai. Tidak lama kemudian langsung pulang ke rumah
masing-masing.
Jumat,
26 Juni 2020
Pulang dari kantor suami langsung
memanggil saya. Saya udah ngayal aja. Wah ada rezeki nih. Mau dikasih duit kali
ya. ( Haha pikiran emak2 duit aja ya ). Tetapi ketika masuk kamar dan melihat
raut muka suami. Agak2 ga enak perasaan. Saya disuruh duduk di kasur. Lalu
suami bilang begini kira2.
X :
" hasil rapid test sudah keluar lalu agak berhenti sebentar
Y :
" terus gimana yah? Aman semua kan?
(Sambil harap2 cemas)
X :
" hasil ayah bagus. Tapi ternyata bunda reaktif "
Y :
(langsung lemas tapi berusaha ga nangis) " jadi bunda kena ?
X :
" belum tentu, makanya hrs di swab dulu har senin. Jadi mulai skrg bunda
hra pisah dl tdrnya dr anak2. Dikamar depan aja. Jangan keluar kamar"
Y :
(bengong masih bingung dan udah ga bisa nangis lagi, diam lalu nyuci piring,
nyapu, ngepel. Mandi dan masuk kamar depan)
Suami menjelaskan keadaan saya kepada
anak-anak kalau bunda kurang sehat dan ga bisa dekat-dekat bunda dulu.
Kebetulan sore itu ada yang antar sushi dan salad buah. Kami makan malam itu
aja.
Lalu saya curhat ke teman2 dekat
tentang hasil test saya. Banyak yang menguatkan. Banyak yang mendoakan bahwa
saya dan keluarga baik-baik saja. Adik ipar jg memberi semangat dan
menyampaikan beberapa artikel tentang hasil rapid test.
Malam sabtu itu rasanya mencekam bagi
saya. Untuk pertama kalinya sejak punya suami dan anak, saya tidur sendiri.
Suara gonggongan anjing malam itu juga menambah rasa kuatir saya. Dan malam itu
pun saya bermimpi. Bermimpi sedang dilakukan test swab.
#tantangan2day1
#30harisemangatmenulis
#30harifreewriting
#30haribercerita
#rumbelmenulisipsamkabar
#komunitasipsamkabar
#bundahanamenulis
#febriliciouswriting


Komentar
Posting Komentar