KHITAN DUA ANAK LELAKIKU











TANTANGAN 2 HARI KEEMPAT
RUMBEL MENULIS
KOMUNITAS IP SAMKABAR


 Khitan dua anak lelakiku

     
            Menurut wikipedia, Sunat, khitan, atau sirkumsisi adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis. Frenulum dari penis dapat juga dipotong secara bersamaan dalam prosedur yang dinamakan frenektomi. Kata sirkumsisi berasal dari bahasa Latin circum dan caedere.
         Ulama sepakat bahwa khitan disyariatkan dalam Islam, bagi laki-laki maupun perempuan. Hanya saja ulama berbeda pendapat terkait hukum khitan apakah wajib atau tidak. Ulama Syafiiyah mengatakan bahwa khitan hukumnya wajib baik bagi laki-laki maupun perempuan. Sedangkan menurut Imam Ahmad, khitan wajib bagi laki-laki, sementara bagi perempuan tidak wajib tetapi sangat baik dan mulia dilakukan.
            Pada dasarnya, Islam tidak memberikan ketentuan khusus terkait usia ideal dan terbaik bagi anak laki-laki untuk dikhitan. Hanya saja bila anak laki-laki sudah mencapai usia baligh, maka hukumnya wajib untuk dikhitan karena pada usia tersebut dia sudah berkewajiban untuk melakukan perintah agama seperti shalat dan lain sebagainya.
            Dalam kitab Alfiqhul Islami Wa Adillatuhu, Syaikh Wahbah Azzuhaili mengatakan bahwa dimakruhkan mengkhitan anak pada saat baru lahir dan pada usia tujuh hari. Menurut Imam Almawardi, usia terbaik yang disunahkan untuk khitan adalah pada saat anak laki-laki belum baligh. Sementara ketika sudah baligh, maka hukumnya sudah wajib dikhitan.
           Anak pertamaku, Aa kyo. Dikhitan Pada umur 9 tahun 6 bulan pada liburan lebaran tahun kemarin. Tadinya kami akan mengkhitankan di salah satu rumah khitan di Samarinda. Akan tetapi karena berat badannya yang 55 kg saat itu. Maka aa kyo tidak bisa di khitan dengan metode smart clamp.
          Akhirnya kami memutuskan mudik sekalian mempunyai misi juga untuk mengkhitankan aa kyo. Setiba di Bandung kami mengunjungi rumah khitan yang lumayan terkenal di kota itu. Bahkan dari zaman ayahnya anak-anak. Rumah khitan tersebut sudah ada. Ternyata setelah sampai disana, aa kyo dipulangkan dan disuruh untuk menurunkan berat badan sampai 10 kg. Masyaallah. Biasaya kalau puasa aa kyo bisa menurunkan berat badan sampai 5 kg. Tapi sepertinya hal yang mustahil dilakukan.
         Lalu kami pun silaturahim ke kampung neneknya kyo di Langen, kota Banjar. Setelah diskusi dengan uwa kakek akhirnya kami dikenalkan dengan mantri kampung yang biasa menyunat anak-anak yang bertubuh subur seperti aa kyo. Kami pun silaturahim dengan pak mantri itu. Lalu menetapkan hari dan jam sesuai dengan keinginan aa kyo.
           Hari yang dinanti tiba. Aku yang saat itu juga sambil menjaga adiknya kyo yang sedang sakit, merasa deg-deg an. Doa pun kupanjatkan agar proses khitan Aa kyo berjalan lancar. Dari kamar kudengar ia agak memberontak. Ada 5 orang dewasa yang memegangi aa kyo waktu itu. Maklum badannya yang bongsor membuat mantri khitan merasa kewalahan. Beberapa menit kemudian akhirnya selesai proses khitannya. 5 orang yang memegangi aa kyo keluar dari kamar dengan banjir keringat. Yang kudengar aa kyo cuma teriak dan sambil tertawa. Mungkin karena sudah berumur 9 tahun ia sudah bisa menghandle rasa sakit.
          Setelah selesai proses khitan. Kami pun dijelaskan obat-obatan yang harus diminum aa kyo. Ajaib bagi kami setelah khitan aa kyo ke toilet sendiri untuk buang air kecil. Seperti tidak terjadi apa-apa.
          Ada kejadian lucu yang tidak ku lupa. Mungkin karena di kampung. Berita di khitannya aa kyo sampai ke telinga para tetangga. Di sore harinya para ibu dan nenek-nenek datang untuk melihat keadaan aa kyo dan 'nyecep' atau memberikan amplop. Sebelum memberi amplop, ibu-ibu membuka sarung aa kyo dan ingin melihat penis yang telah dikhitan. Tapi apa yang terjadi. Aa kyo marah-marah dan berkata, " Jangan lihat, ga boleh sentuh-sentuh" "ini amplop buat apa? Kenapa aku dikasih uang?" Lalu bunda menjelaskan lah, setelah dikhitan biasanya memang diberi uang. Oya proses penyembuhan aa kyo kurang lebih 2 minggu. Awalnya memakai celana khusus khitan. Tapi setelah sebulan kemudian Ia sudah bisa memakai dalaman seperti biasa.
           Beda lagi dengan cerita khitan anak kedua ku yaitu Iyaz. Iyaz dikhitan ketika berumur 7 tahun 7 bulan. Rencananya iyaz dan aa Kyo akan di khitan dalam waktu yang bersamaan. Akan tetapi ternyata Iyaz demam tinggi sehingga rencana khitannya gagal.
         Iyaz di khitan di salah satu klinik di Samarinda. Metode yang digunakan sama dengan Aa Kyo yaitu laser. Kami tidak mau mencoba metode lain karena dari pengalaman mengurus aa kyo pasca khitan relatif lebih mudah dan sudah ada pengalaman.
         Yang menemani di ruang khitan adalah ayahnya anak-anak. Sambil diberi hp untuk bermain "game" kami berharap rasa takut dan sakit iyaz dalam proses khitan akan teralihkan. Ternyata tidak mempengaruhi sama sekali. Terdengar teriakan dan tangisan yang menyayat hati dari dalam ruang khitan. Sebagai bunda, Aku ikutan sedih, sambil menahan air mata agar tidak jatuh. Aku pun mengajak Hana mengobrol.
         Agak lama memang menunggu Iyaz dan ayahnya keluar dari ruang khitan. Hal itu dikarenakan banyak kotoran yang harus dibersihkan. Aku merasa bersalah kenapa kok Iyaz terlewatkan. Kenapa Aku kurang memperhatikan kebersihan penisnya Iyaz.
        Sampai di rumah lalu biusnya habis, Iyas menangis selama 1 jam. Aku hanya bisa memeluknya dan mengiming-imingi bermain hp agar Ia melupakan rasa sakitnya.
        Kyo dan Iyaz sama-sama bisa minum obat. Mungkin karena minum obat dengan rutin itulah mempercepat proses penyembuhannya dan mengurangi rasa nyeri. Untuk obat luar, aa kyo diberi obat semacam bubuk sedangkan Iyaz diberi obat oles seperti gel.
        Alhamdulillah telah terlewati dua masa itu. Semuanya mengajarkan bunda untuk lebih sabar menghadapi anak-anak dan mengajarkan kepada anak-anak mengkomunikasikan apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka inginkan. Selain itu, anak-anak juga lebih bertanggung jawab dalam urusan beribadah baik wajib maupun sunnah.

#tantangan2day4

#30harisemangatmenulis
#30harifreewriting
#30haribercerita
#rumbelmenulisipsamkabar
#komunitasipsamkabar
#bundahanamenulis
#febriliciouswriting

SUMBER : 
Wikipedia
https://bincangsyariah.com/khazanah/usia-berapakah-sebaiknya-anak-laki-laki-dikhitan/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZONA 2 MELATIH KEMANDIRIAN ANAK

Aliran Rasa Tahap Telur

DAY #2 ZONA 1 KOMUNIKASI PRODUKTIF