DRAMA KOREA DAN ROMANTISME SUAMI ISTRI
TANTANGAN
2 HARI KELIMA
RUMBEL
MENULIS
KOMUNITAS
IP SAMKABAR
DRAMA
KOREA DAN ROMANTISME SUAMI ISTRI
Siapa sih yang tidak kenal
dengan drama korea? Drama korea atau K-drama mengacu pada drama televisi di
Korea Selatan yang diproduksi dalam Bahasa Korea. Beberapa drama yang terkenal
telah disiarkan melalui siaran mancanegara.
Awal mengenal drama korea ketika
Aku duduk di bangku kuliah. Drama pertama kali yang ku tonton adalah Endless
Love. Ceritanya tentang anak yang tertukar dan akhirnya kembali kepada keluarga
asal. Roman percintaan antara kakak dan adik yang tertukar itu menjadi daya Tarik
sehingga sampai sekarang pun drama itu selalu dikenang. Apalagi akhir-akhir ini
Oppa Song Seung Heon sampai sekarang masih eksis wara wiri di televisi. Sayangnya dengan kesibukan masa-masa kuliah. Aku
banyak melewatkan episode yang menarik. Lalu dilain waktu Aku juga sempat
menonton Playful Kiss yang ditayangkan di Indosiar. Playful kiss ini merupakan
drama adaptasi dari Jepang yang berjudul Itazurra Na Kiss.
Setelah menikah aku sudah jarang
menonton drama korea. Apalagi disusul dengan lahirnya anak-anak. Fokusku lebih
banyak ke anak-anak yang lebih membutuhkan perhatian.
Demam menonton drama korea tetiba
muncul lagi di tahun 2018. Ketika Aku pindah ke Bekasi dan bergaul dengan mama-mama
teman dari anak-anakku. Apalagi drakor sangat mudah ditonton di android
masing-masing. Dengan bermodal kuota atau wifi Aku bisa menonton dimana saja
dan kapan saja, asal pekerjaan rumah sudah selesai dan anak-anak sedang berada
di sekolah.
Drama korea yang pertama kali kutonton
sejak come back adalah Go Back Couple. Drama yang dibintangi Jang Na Ra dan So Ho
Jun ini bahkan dikabarkan mengalahkan kepopuleran drama While You Were Sleeping.
Drama ini menceritakan tentang hubungan suami istri yang merenggang sejak
memiliki anak. Mereka dapat kembali ke masa lalu dengan harapan dapat
memperbaiki nasib mereka. 1 yang dapat saya ambil hikmah adalah, diantara suami
istri harus terjalin komunikasi yang baik, jangan ada kebohongan. Karena biasanya
kebohongan yang satu akan berlanjut sampai ke kebohongan berikutnya.
Kadang-kadang
setelah menonton drama korea Aku biasanya menceritakan kepada suami tentang jalan cerita dan kisah romantisnya
drama tersebut. Kadang juga jadi kode keras untuk suami supaya berlaku romantis
walau kami telah melalui 13 tahun pernikahan.
Ada
adegan yang menurut ku romantis yaitu di drama “My ID is Gangnam Beauty”
adegannya adalah ketika Kang Mirae sedang menunggu hujan reda lalu si cowok
Kyung Seok menghampiri sambil membawa payung. Ternyata kejadian seperti itu Aku
alami beberapa bulan setelah Aku menonton drama tersebut. Ketika itu Aku sedang
berbelanja ke minimarket di sekitar perumahan tempat ku tinggal. Tiba – tiba hujan
deras sekali dan Aku tidak membawa payung atau pun Jas hujan. Cukup lama Aku
menunggu di luar minimarket. Ingin rasanya nekat hujan-hujanan tapi Aku takut
terkena flu. Setelah 20 menit menunggu ternyata ada yang menghampiri. Suamiku datang
dengan memakai jas hujan dan membawakan payung. Masyaallah. Kami berjalan
menuju rumah berpayung berdua. Lalu suamiku merangkul bahuku. Sumpah itu
kejadian ter UWU yang aku alami selama beberapa tahun belakangan ini. Adegan romatisme
itu bukan hanya kulihat di drama korea, tetapi aku sendiri mengalaminya. Bersama
pasangan kekasih halal memang indah terasa. Selama perjalanan menuju rumah pun
Aku senyum-senyum sendiri. The real Mirae dan Kyung Seok ala Bekasi sudah
beraksi.
Banyak
adegan di drama korea yang terkadang ku ceritakan kepada suami. Adegan yang
paling banyak adalah memberikan bunga kepada pasangan. Ternyata hal itu diingat
olehnya. Lalu pada ulang tahun pernikahan kami yang ke 10 tahun. Suamiku yang
kala itu berada di Medan. Mengirimkan satu buket bunga dengan ucapan yang romantis.
Thank you my husband. Masih banyak lagi sebetulnya keromantisan yang
dipraktekkan suami kepadaku. Semua itu dia tahu dari hasil menonton drama korea
bersamaku. Sayangnya tidak semua dapat kuceritakan. Biarlah kisah lainnya hanya
kami yang tahu.
#tantangan2day5
#30harisemangatmenulis
#30harifreewriting
#30haribercerita
#rumbelmenulisipsamkabar
#komunitasipsamkabar
#bundahanamenulis
#febriliciouswriting

Komentar
Posting Komentar